Kekerasan Guru Pada Murid, Orangtua Siswa Harap Kejadian Serupa Tak Terjadi Lagi

Pelajar kelas 2 SDN 45 Kota Singkawang berinisial YY (8) mengalami kekerasan yang dilakukan oleh Oknum Guru Bahasa Inggris berinisial MH (30)

Kekerasan Guru Pada Murid, Orangtua Siswa Harap Kejadian Serupa Tak Terjadi Lagi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIDHOINO KRISTO SEBASTIANUS MELANO
Ayah YY, Chin Jun Fung (kiri) bersama YY dan Guru Bahasa Inggris SDN 45, MH (kanan) menunjukkan berita acara perdamaian di antara kedua belah pihak di SDN 45, Jalan BLKI, Kelurahan Singkawang Selatan, Kamis (12/9/2019). 

Kekerasan Guru Pada Murid, Orangtua Siswa Harap Kejadian Serupa Tak Terjadi Lagi

SINGKAWANG - Pelajar kelas 2 SDN 45 Kota Singkawang berinisial YY (8) mengalami kekerasan yang dilakukan oleh Oknum Guru Bahasa Inggris berinisial MH (30), Rabu (11/9/2019).

Mediasi terhadap MH dan orang tua YY telah dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang, disaksikan pengawas sekolah dan kepolisian.

Penyelesaian dilakukan secara kekeluargaan. Kedua belah pihak sepakat untuk berdamai dan tidak melanjutkan perkara ke ranah hukum.

Kesepakatan tertuang dalam berita acara perdamaian yang ditandatangani di atas materai 6 ribu oleh kedua belah pihak.

MH pun tetap mengajar di SDN 45. Melanjutkan pengabdiannya yang telah 4 tahun mengajar sebagai guru honor.

"Kita selesaikan dengan kekeluargaan. Selesai dengan damai," kata Ayah YY, Chin Jun Fung (29), Kamis (12/9/2019).

Baca: Kepala Sekolah SDN 45 Benarkan Terjadinya Kekerasan Guru Pada Murid

Baca: Oknum Guru SD di Singkawang Lakukan Kekerasan Pada Siswanya, Korban Alami Luka di Kening

Baca: BREAKING NEWS - Pelajar Kelas 2 Sekolah Dasar di Singkawang Diduga Jadi Korban Kekerasan Oknum Guru

Afung sapaan akrabnya mengaku ikhlas dan menerima peristiwa yang menimpa putrinya. Ia berharap kejadian serupa tidak terjadi lagi.

Dirinya juga berharap guru MH masih tetap mengajar di SDN 45. Bahkan YY juga masih bersekolah di SDN 45. Afung sendiri merupakan alumni dan pernah mengenyam pendidikan di SDN 45.

"Aku percaya sama guru-guru di sini, guru yang lama juga masih banyak," ungkap Afung.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved