Seleksi Bakal Calon Kepala Sekolah di Kabupaten Landak Diikuti 97 Guru

Terdiri dari 5 orang guru TK, 77 orang guru SD dan 15 orang guru SMP, namun peserta yang memenuhi seleksi syarat administrasi.

Seleksi Bakal Calon Kepala Sekolah di Kabupaten Landak Diikuti 97 Guru
TRIBUNPONTIANAK/Alfon Pardosi
Pemerintah Kabupaten Landak melaksanakan seleksi substansi bakal calon kepala sekolah mulai dari tingkat Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang bertempat di STKIP Pamane Talino Ngabang, pada Selasa (10/9/2019). 

Seleksi Bakal Calon Kepala Sekolah di Kabupaten Landak Diikuti 97 Guru 

LANDAK - Untuk meningkatkan kualitas dan mutu Sumber Daya Manusia (SDM) serta membentuk kepemimpinan di lingkungan dunia pendidikan di Kabupaten Landak.

Pemerintah Kabupaten Landak melaksanakan seleksi substansi bakal calon kepala sekolah mulai dari tingkat Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang bertempat di STKIP Pamane Talino Ngabang, pada Selasa (10/9/2019).

Berdasarkan dari berkas usulan bakal calon kepala sekolah yang masuk di Badan Kepegawaian dan Pembangunan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Landak berjumlah 97.

Terdiri dari 5 orang guru TK, 77 orang guru SD dan 15 orang guru SMP, namun peserta yang memenuhi seleksi syarat administrasi bakal calon kepala sekolah melalui http://tendik kemendikbud.go.id serta registrasi peserta seleksi mengikuti seleksi substansi sebanyak 54 orang.

Baca: Wakili Kalbar Ditingkat Nasional, Ini Penghargaan Yang akan Diberikan Kepala Sekolah Pada Thalia

Baca: Bupati Landak Serahkan SK Kepala Sekolah, Guru SD dan Guru SMP

Bupati Landak Karolin Margret Natasa yang meninjau langsung pelaksanaan seleksi substansi bakal calon kepala sekolah menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini.

Dengan harapan akan memiliki sumber daya manusia (SDM) kepala sekolah yang mampu membangun kualitas pendidikan di Kabupaten Landak.

"Sejak saya dilantik menjadi Bupati Landak tahun 2017, yang saya lakukan adalah pemetaan sekolah mulai dari sarana dan prasarana serta SDMnya, dan yang paling utama SDM kita sangat kurang baik dari segi jumlah dan kualitas," ujar Karolin.

Oleh karena itu, sejalan dengan program pemerintah pusat kita tidak bisa menambah jumlah tenaga pendidik yang memang sudah kewenangan pemerintah pusat.

"Maka kita di Kabupaten Landak salah satu pilihannya adalah meningkat kualitas SDM ini seperti seleksi bakal calon kepala sekolah ini," ucap Karolin.

Halaman
12
Penulis: Alfon Pardosi
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved