Citizen Reporter

Majlis Ta'lim Jami' Wal Muhajirin Adakan Santunan Anak Yatim

Peringatan kali ini terbilang istimewa karena terdapat tiga organisasi yang tergabung dalam 1 Agenda.

Majlis Ta'lim Jami' Wal Muhajirin Adakan Santunan Anak Yatim
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Pelaksanaan santunan anak yatim remaja Surau Muhajirin, Sungai Kakap.  

Citizen Reporter 
Mahasiswa IAIN Pontianak,  Fitri sa'banniah

PONTIANAK- Dalam rangka memperingati 10 Muharam, Majlis Ta'lim Jami' Wal Muhajirin mengadakan seminar bagi Anak Yatim. Di Surau Al-Wathan, Desa Jeruju Besar, Kecamatan Sungai Kakap, Selasa/(10/9/2019).

Dalam memperingati 10 Muharram atau Hari Asyura, Majelis Ta'lim Jami' Wal Muhajirin Jeruju Besar laksanakan Santunan Anak Yatim yang ketiga kalinya.

Peringatan kali ini terbilang istimewa karena terdapat tiga organisasi yang tergabung dalam 1 Agenda.

Kegiatan ini dimulai dari perlombaan yang diadakan oleh Remaja Surau Al-Wathan mulai tanggal 8 Muharram.

Baca: KLHK Segel 17 Lahan Perkebunan, Sutarmidji Minta Bupati Lebih Tegas

Baca: Hati-hati Menyantap 5 Makanan Ini, Jika Tak Benar Cara Makannya Bisa Beracun!

Kemudian dilanjutkan Santunan anak yatim oleh Majelis Taklim Jami' Wal Muhajirin serta Peresmian Penggunaan Surau Al-Wathan oleh Kepala Kantor Urusan Agama  Kecamatan Sui. Kakap yang dilaksanakan Pengurus Surau Al-Wathan tepat pada 10 Muharram.

Faisal Amin selaku ketua Remaja Surau Al-Wathan mengatakan lomba diadakan untuk tingkat SD, yakni lomba Adzan, Tartil serta Fashion Show.

"Adapun tujuannya untuk menumbuhkan bakat  dan melatih kepercayaan diri anak-anak," katanya.

Momentum 10 Muharram juga dimanfaatkan Pengurus Surau Al-Wathan untuk melaksanakan peresmian penggunaan Surau Al-Warthan.

Saherman Pengurus Surau Al-Wathan mengutarakan kegiatan Muharam kali ini cukup meriah dan pada tahun ini Kepala Kantor Urusan Agama Sui. Kakap meresmikan surau Al-Wathan.

Adapun Kegiatan Santunan Anak Yatim tahun ini mengumpulkan dana sebesar 4.959.000 dibagikan kepada 9 orang Anak Yatim.

Ya'kob, S.H.I selaku Penyuluh Agama Non-PNS menyampaikan kedepannya diharapkan kegiatan ini dapat lebih ditingkatkan

"Masyarakat lebih mencintai dan peduli terhadap anak yatim serta kita dapat menghibur anak-anak di hari Asyura," ungkapnya.

Untuk diketahui, kegiatan ini dihadiri oleh tiga majelis taklim, yaitu Majelis Ta'lim Jami' Wal muhajirin, Majelis Ta'lim Siti Aisyah dan Majelis Ta'lim Umul Quro'.

Dan diramaikan oleh masyarakat sekitar Surau Al-Wathan serta dihibur oleh Tim Nasyid dan Qasidah Mts. Al-Muhajirin Jeruju Besar.

Penulis: Syahroni
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved