Buntut Kisruh PB Djarum Vs KPAI, Wiranto Ancam Berhenti Ketua Umum PBSI jika Hal Ini Terjadi

Buntut Kisruh PB Djarum Vs KPAI, Wiranto Ancam Berhenti Ketua Umum PBSI jika Hal Ini Terjadi

Buntut Kisruh PB Djarum Vs KPAI, Wiranto Ancam Berhenti Ketua Umum PBSI jika Hal Ini Terjadi
Dimas Jarot Bayu
Buntut Kisruh PB Djarum Vs KPAI, Wiranto Ancam Berhenti Ketua Umum PBSI jika Hal Ini Terjadi 

Buntut Kisruh PB Djarum Vs KPAI, Wiranto Ancam Berhenti Ketua Umum PBSI jika Hal Ini Terjadi

Kisruh PB Djarum dan KPAI masih terus mendapat tanggapan dari berbagai pihak, termasuk Ketua Umum Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Wiranto.

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkopolhukam) RI ini pun khawatir jika persoalan ini akan menghentikan pembibitan atlet bulutangkis di Indonesia.

Jika itu terjadi, Wiranto mengancam akan berhenti sebagai ketua umum organisasi yang menangani bulutangkis di Indonesia, PBSI.

Baca: KILAH KPAI Usai PB Djarum Hentikan Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis

Karena, Wiranto menegaskan bahwa pembibitan atlet usia dini sangat penting bagi kelangsungan prestasi bulutangkis.

Seandainya pembibitan atlet terganggu, Wiranto bahkan menyatakan bakal mundur dari posisinya sebagai Ketua Umum PBSI.

Hal itu dinyatakan Wiranto saat ditanya mengenai polemik Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis yang mengaitkan pula pihak Komisi Perlindungan Anak Indonesia ( KPAI).

Wiranto pun berjanji akan memediasi pihak Djarum Foundation dan KPAI untuk mendapatkan solusi dari polemik tersebut.

Baca: KISRUH POLEMIK Audisi PB Djarum Badminton, Tagar KPAI Kurang Kerjaan Trending Twitter Indonesia

"Kalau belum-belum sudah ada kecurigaan dan kesalahpahaman, pasti tidak akan ketemu solusinya. Sekarang masih panas situasinya karena publik juga ikut berkomentar," ujar Wiranto saat ditemui di Ritz-Carlton, Jakarta, Rabu (11/9/2019).

"Intinya, pembibitan jangan sampai berhenti. Kalau pembibitan ini berhenti, saya mundur saja dari Ketua Umum PBSI," tutur dia melanjutkan.

Halaman
12
Penulis: Haryanto
Editor: Haryanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved