UPDATE Kondisi BJ Habibie Seusai HOAKS yang Menyebut BJ Habibie Meninggal Dunia! Ditangani 44 Dokter

UPDATE Kondisi BJ Habibie Seusai HOAKS yang Menyebut BJ Habibie Meninggal Dunia! Ditangani 44 Dokter.

Facebook
Presiden ke-3 RI, BJ Habibie | Mantan Presiden BJ Habibie | UPDATE Kondisi BJ Habibie Seusai HOAKS yang Menyebut BJ Habibie Meninggal Dunia! Ditangani 44 Dokter. 

Kondisi BJ Habibie Membaik

Sekretaris Menteri Sekretaris Negara Setya Utama menyebut kondisi presiden ketiga Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf BJ Habibie yang dirawat di RSPAD Gatot Subroto mulai membaik, Senin (9/9/2019) pagi ini.

"Alhamdulillah tadi pagi saya mendapat berita dari kabag bagian kesehatan yang menyampaikan update dari ketua tim dokter kepresidenan Prof dr Arsil Sani bahwa kondisi beliau membaik," kata Setya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin siang.

Setya memastikan pemerintah akan menanggung seluruh biaya perawatan BJ Habibie selama dirawat di RSPAD.

Ini sesuai dengan UU Nomor 7 Tahun 1978 tentang hak keuangan bagi presiden dan wakil presiden.

Selain itu, dokter kepresidenan yang berjumlah 44 orang juga selalu siap untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi BJ Habibie.

Setya menyebut Presiden Jokowi juga akan menjenguk BJ Habibie dalam waktu dekat.

"Insya Allah. Tapi saya tidak tahu pasti kapan waktunya.

Baca: BJ Habibie Meninggal Dunia Hoaks, Kerabat Dekat Ungkap Kondisi Presiden Indonesia ke-3 Saat Ini

Baca: Beredar Hoaks BJ Habibie Meninggal Dunia, Ini Kondisi Terakhir Presiden ke-3 RI Saat Dijenguk Jokowi

Tapi tentu saja setiap kali ada mantan presiden maupun mantan wapres yang sakit biasanya beliau (menjenguk)," ujarnya.

Diberitakan, BJ Habibie dirawat secara instensif oleh Tim Dokter Kepresidenan di RSPAD Gatot Soebroto.

Hal itu dikonfirmasi oleh Sekretaris Pribadi BJ BJ Habibie, Rubijanto.

"Dengan hormat bersama ini kami konfirmasikan bahwa Bapak BJ BJ Habibie saat ini sedang menjalani perawatan yang intensif oleh Tim Dokter Kepresidenan (TDK) di RSPAD Gatot Soebroto," kata Rubijanto dalam keterangan tertulis, Minggu (8/9/2019).

Menurut Rubijanto, TDK menyatakan BJ BJ Habibie untuk sementara ini belum diizinkan untuk dikunjungi.

Hal itu agar BJ Habibie bisa mendapatkan hasil perawatan optimal dan istirahat yang cukup.

"Kami atas nama keluarga menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian dan doa dari semua pihak, memohon ke hadirat Allah SWT agar beliau segera diberikan kesembuhan dan kesehatan agar dapat beraktivitas kembali," katanya.

Ditangani 44 Dokter

Sebanyak 44 dokter kepresidenan telah disiapkan untuk menangani kesehatan Presiden ke-3 RI BJ BJ Habibie, yang saat ini tengah menjalani perawatan intensif di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.

Dokter kepresidenan yang disiagakan ini terdiri dari dokter ahli atau spesialis yang dirasa diperlukan oleh BJ Habibie.

"Jadi ada dokter kepresidenan yang kami koordinasikan berjumlah 44 orang.

Sebanyak 34 tim panel ahli, ahli di bidang macam-macam, jantung, otak dan sebagainya lengkap.

Semua spesialis kedokteran lengkap di sana ada 34 orang," ujar Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara Jakarta Setya Utama di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (9/6/2019).

"Kemudian ada dokter pribadi presiden berjumlah 10 orang," sambung dia.

Setya memastikan pemerintah akan menanggung seluruh biaya kesehatan BJ Habibie sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1978 tentang Hak Keuangan atau Administrasi Presiden dan Wakil Presiden serta Bekas Presiden dan Wakil Presiden.

Para presiden dan wapres beserta keluarga inti bisa dirawat di rumah sakit rujukan utama, seperti RSPAD Gatot Soebroto, RS TNI AU, RS TNI AL, RS Polri, dan RS PMI Bogor.

"Dalam hal ini juga di-cover pemerintah seluruhnya.

Pembiayaan dimanapun beliau dirawat," jelasnya. (*)

Editor: Marlen Sitinjak
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved