Tak Hujan Dalam Beberapa Pekan, Kota Pontianak dan Sekitarnya Kembali Dilanda Kabut Asap

Beberapa pekan tidak diguyur hujan, kabut asap kembali melanda wilayah Kota Pontianak dan sekitarnya, bahkan hampir merata

Tak Hujan Dalam Beberapa Pekan, Kota Pontianak dan Sekitarnya Kembali Dilanda Kabut Asap
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Foto udara menunjukkan udara di wilayah perkotaan yang terpapar kabut asap, di Kuching, Malaysia, Selasa (10/9/2019) sore. Akibat kabut asap, berdasarkan edaran dari Jabatan Pendidikan Negeri Sarawak, sebanyak 409 sekolah dari sembilan daerah di Sarawak terpaksa diliburkan hari ini. (Firdaus Arasy Idris untuk Tribun Pontianak) 

Tak Hujan Dalam Beberapa Pekan, Kota Pontianak dan Sekitarnya Kembali Dilanda Kabut Asap

PONTIANAK - Beberapa pekan tidak diguyur hujan, kabut asap kembali melanda wilayah Kota Pontianak dan sekitarnya, bahkan hampir merata di seluruh wilayah Kalimantan Barat akibat karhutla.

Bahkan, dalam beberapa hari terakhir asap menyelimuti kota Pontianak sejak pagi hingga siang hari.

Jarak pandang pun berkurang drastis hanya berkisar bratusan meter akibat tebalnya asap yang melanda.

Tercatat bahwa kualitas udara di Kota Pontianak dan sekitarnya telah masuk dalam Kategori tidak sehat dalam beberapa hari terakhir.

Akibat tebalnya asap yang menyelimuti beberapa wilayah di Kalimantan Barat, ada penerbangan di Bandara Supadio Kubu Raya yang mengalami delay bahkan dibatalkan.

Hal ini disebutkan oleh Didi Herdiansyah PLT OIC Bandara Supadio ditemui awak media di kantornya.

Baca: VIDEO: Kabut Asap Pekat Selimuti Kota Sukadana

Baca: Kabut Asap Selimuti Kota Sanggau, Wabup Yohanes Ontot Pastikan Terus Pantau

"Terkai Kabut asap dalam 2 hari ini, sama kemarin memang dari daerah tujuan Ketapang memang mengalami delay 3 jam, kemudian Sintang itu sempat closed, dalam artian penerbangan ndak ada cencel, kemudian untuk bandara Supadio sendiri normal untuk kegiatan,"katanya.

Selanjutnya, untuk hari ini, Selasa (10/9/2019), keadaan di Bandara Supadio juga masih terpantau normal dengan jarak pandang antara 1000 (seribu) hingga 1700 (Seribu tujuh ratus) meter, dan pada siang hari jarak pandang telah mencapai 2000 meter.

Kemudian, BMKG melalui Prakirawan pada stasiun meteorologi kelas 1 Supadio Pontianak yang bernama Deby mengungkapkan bahwa titik hotspot pada hari ini mencapai 567 titik yang tersebar hampir di seluruh Kalbar, dengan jumlah Hotspot terbanyak yakni wilayah Kabupaten Ketapang.

Untuk wilayah Kalbar sendiri, di perkirakan dalam tiga hari kedepan kondisi cuaca masih akan cerah berawan serta masih berpotensi terselimuti asap.

Penulis: Ferryanto
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved