Sekretaris BKPSDM Saroni Sebut Pejabat yang Dilantik Melalui Proses Panjang

Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pontianak, Saroni mengaku evaluasi dan seleksi aparatur sipil negara

Sekretaris BKPSDM Saroni Sebut Pejabat yang Dilantik Melalui Proses Panjang
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ SYAHRONI
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono didampingi Kepala BPBD, Saptiko an Camat Pontianak Kota, Saroni menyerahkan bantuan seng pada warga korban puting beliung Rawasari, Kamis (29/11/2018). 

Sekretaris BKPSDM Saroni Sebut Pejabat yang Dilantik Melalui Proses Panjang

PONTIANAK - Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pontianak, Saroni mengaku evaluasi dan seleksi aparatur sipil negara (ASN) yang diambil sumpah jabatan oleh Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono telah dilakukan sejak empat bulan lalu.

"Kita sudah melakukan prosesnya sejak bulan Juni lalu. Memang aturannya sudah ada, pertamakan rapat Baperjakat dan memilih orang-orang atau ASN yang akan ditempatkan pada posisinya,"ucap Saroni saat diwawancarai, Selasa (10/9/2019).

Kemudian nama yang telah dipilih langsung diajukan sama Wali Kota Pontianak untuk dipertimbangkan.

"Tentunya hal yang menjadi pertimbangan adalah kemampuan dan potensi dari ASN itu sendiri kemudian dipertimbangkan oleh wali kota," jelasnya.

Baca: Dilantik Jadi Dewan untuk Kedua Kali, Riduansah Janji Sediakan Pupuk untuk Petani

Baca: Tidak Sampai Satu Jam Pasca Dilantik, DPRD Sambas Temui Mahasiswa Aksi

Baca: Lantik 134 Pejabat, Edi Rusdi Kamtono Minta Bekerja Sesuai Aturan dan Jadikan Kasus OTT Pelajaran

Untuk proses penyaringan ASN untuk ditempatkan pada posisinya, Saroni menjelaskan dilakukan evaluasi dan melihat latar belakangnya.

Bahkan sejak Juni ketika dibahas ada tim yang turun kelapangan bersama menilai para ASN yang akan dipertimbangkan untuk diambil sumpah jabatannya.

"Pertimbangannya sangat cermat dan teliti sehingga menghindari kesalahan. Penilaian dilakukan semua aspek, kita lihat pengalaman juga," tegasnya.

Dengan pelantikan ini tentu masih ada posisi yang kosong, sesuai dengan instruksi wali kota, Saroni menyebutkan akan dilakukan pelantikan lagi akhir tahun atau awal tahun 2020 mendatang, itu mencakapu lurah dan camat

"Dan dalam waktu dekat open bidding untuk mengisi eselon II, sesuai arahan Pak Wali," pungkasnya.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Syahroni
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved