Dosen UBSI Pontianak Ikuti Workshop Penulisan dan Publikasi Artikel Ilmiah Bereputasi Internasional

Kita juga sudah bentul kelompok dosen nya dan tiap kelompok juga sudah punya tema dan draf masing-masing untuk penelitian

Dosen UBSI Pontianak Ikuti Workshop Penulisan dan Publikasi Artikel Ilmiah Bereputasi Internasional
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Foto bersama kegiatan Workshop Penulisan dan Publikasi Artikel Ilmiah Bereputasi Internasional yang diselenggarakan di Kampus UBSI Pontianak, Senin (9/9/2019). 

Dosen UBSI Pontianak Ikuti Workshop Penulisan dan Publikasi Artikel Ilmiah Bereputasi Internasional

PONTIANAK -Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kota Pontianak sukses menggelar kegiatan Workshop Penulisan dan Publikasi Artikel Ilmiah Bereputasi Internasional yang diselenggarakan di Kampus UBSI Pontianak, senin (9/9/2019).

Kegiatan ini diikuti oleh 29 Dosen UBSI Kampus Kota Pontianak dan diisi oleh pembicara yang tentunya sudah berpengalaman dalam penulisan artikel ilmiah bereputasi internasional, yaitu Dr. Yopa Eka Prawatya.

Kaprodi Sistem Informasi Akuntasi, Lisnawanty mengatakan pada dasarnya kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas publikasi terutama untuk publikasi jurnal bereputasi internasional .

Baca: Pertamina Gelar Forum Diskusi Penyaluran BBM Subsidi di Kalimantan

Baca: Bhabinkamtibmas Polsek Parindu Jadi Irup di SDN 08 Senunuk, Ajak Siswa Jauhi Pergaulan Bebas

"Karena memang untuk publikasi kita masih di skala nasional saja dan supaya untuk memotivasi dosen yang memang butuh wawasan terkait kiat dan trik untuk publikasi hasil penelitian bereputasi internasional," ujarnya usai acara Workshop.

Ia berharap setelah ini dosen mempunyai output papper yang terpublikasi di jurnal internasional yang bereputasi.

"Kita juga sudah bentul kelompok dosen nya dan tiap kelompok juga sudah punya tema dan draf masing-masing untuk penelitian," ujarnya.

Ia mengatakan untuk kegiatan menulis biasanya melalui kegitan seperti ini dan untuk penunjang lainnya seperti kepangkatan dan dosen harus mempunya id SINTA.

Di UBSI Pontianak sendiri ada dosen yang sudah mempunyai penelitian yang sudah di publikasi di jurnal internasional bereputasi namun sudah pindah ke cabang kampus UBSI di kota lainnya.

"Jadi ada 10 kelompok dosen yang sudah di bentuk dan kita targetkan setidaknya di semester depan bisa dilihat pencapaian hasil penelitiannya dan dari prodi sifatnya akan terus bertanya dan memantau perkembangannya," ujarnya.

Ia mengatakan bahwa sebenarnya dosen secara tidak langsung diwajibkan untuk mengikuti kegiatan ini karena pada dasarnya salah satu peran dari dosen itu melakukan penelitian.

"Untuk seorang dosen tidak mungkin hasil penelitian hanya di publikasikan di jurnal saja. Mau tidak mau kita benar mengajak ikut workshop ini dan punya gambaran untuk proses penulisan jurnal hingga bisa sampai ke publikasikan di jurnal internasional ," pungkasnya. 

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Anggita Putri
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved