Bahaupm ke-62 Lahirkan Naskah IPDKR Satu Suara Untuk Bangsa, Berikut Tiga Poinnya

"Saya berharap setiap anggota IPDKR dapat menjadi contoh dan teladan dalam kehidupan bermasyarakat," ungkap Albertus Riri.

Bahaupm ke-62 Lahirkan Naskah IPDKR Satu Suara Untuk Bangsa, Berikut Tiga Poinnya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Bahaupm ke-62 Lahirkan Naskah IPDKR Satu Suara Untuk Bangsa 

Bahaupm ke-62 Lahirkan Naskah IPDKR Satu Suara Untuk Bangsa, Berikut Tiga Poinnya

KUBU RAYA - Ikatan Pemuda Dayak Kubu Raya (IPDKR) menggelar kegiatan Bahaupm atau Musyawarah organisasi ke-62 yang dilaksanakan di Rumah Adat Desa Lingga, kec. Sungai Ambawang, kab. Kubu Raya, pada Minggu (8/9/2019).

Dalam kegiatan Bahaupm yang ke-62 inipun mengusung tema, Mengokohkan Fondasi IPDKR dengan Salama Bababa dan Semangat Baati Batu Batarenyekng Banir.

Ketua IPDKR Kecamatan Sungai Ambawang, Albertus Riri ketika membuka kegiatan tersebut menyampaikan apresiasinya atas kehadiran pengurus dan anggota IPDKR.

"Saya berharap setiap anggota IPDKR dapat menjadi contoh dan teladan dalam kehidupan bermasyarakat," ungkap Albertus Riri

Hal senada juga disampaikan oleh Dedi Sulerama yang mewakili DPP IPDKR, ia kembali menekankan pentingnya memupuk tali persaudaraan. 

Baca: Audiensi ke DPRD, IPDKR Kubu Raya Dukung Masyarakat Desa Teluk Bakung Perjuangkan Keadilan

Baca: IPDKR Peringati Hari Bahasa Ibu Internasional Tahun 2019

Bahaupm IPDKR k-62 ini, para pengurus dan anggota yang hadir bersama-sama mencermati dan mendiskusikan kejadian-kejadian yang menjadi isu nasional saat ini.

IPDKR melahirkan 1 sikap yang dijabarkan dalam 3 poin, diantaranya :

  1. Mengecam segala bentuk tindakan rasisme karena tidak sejalan dengan asas Bhineka Tunggal Ika.
  2. Mengecam segala tindakan Intoleran dan radikalisme, karena tidak sesuai dengan nilai-nilai luhur Pancasila.
  3. Mendukung upaya aparat keamanan untuk menegakan hukum dengan seadil-adilnya.

Selain itu, kegiatan Bahaupm IPDKR yang ke-62 ini juga menggelar dialog interaktif yang dipandu oleh Febrianus Khory, dengan kemudian dilanjutkan dengan Pengukuhan Page-Page (anggota) baru IPDKR untuk tahun 2019 oleh unsur DPP IPDKR yang hadir. 

Baca: Ketua Imum IPDKR Harap Pilkada Lancar

Baca: IPDKR Dirikan Posko Banjir di Desa Pancaroba

Sikap bersama inipun akhirnya dinamai dengan IPDKR Satu Suara untuk Bangsa. Menurut Teofelus Boni, Ketua Umum IPDKR hal ini terlaksana, karena adanya rasa cinta terhadap tanah air.

"ini satu diantara bentuk gerakan sosial sekaligus gerakan moral pemuda Dayak." ujar pria yang kerap disapa Boni. (Muzammilul Abrori) 

Update berita pilihan tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak  

Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved