Tiga Pelaku Curat di Sandai Nyaris Dihakimi Warga, Sempat Coba Kabur Setelah Mencuri di Rumah Walet

"Penangkapan dilakukan bersama dengan warga masyarakat setempat. Namun warga berkerumun untuk menghakimi pelaku," ujarnya

Tiga Pelaku Curat di Sandai Nyaris Dihakimi Warga, Sempat Coba Kabur Setelah Mencuri di Rumah Walet
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Ketiga pelaku diamankan di Polsek Sandai bersama dengan NW yang statusnya sebagai saksi. 

Tiga Pelaku Curat di Sandai Nyaris Dihakimi Warga Karena Mencuri di Rumah Walet, Kini Diamankan Polsek Sandai

KETAPANG - Jajaran Polisi Sektor (Polsek) Sandai Polres Ketapang meringkus tiga orang yang diduga melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan.

Kali ini pelaku yang ditangkap lantaran melakukan pencurian di rumah walet milik, Jamat (60) warga Desa Menyumbung Kecamatan Hulu Sungai Kabupaten Ketapang, Minggu (08/09/2019).

Kapolres Ketapang AKBP Yury Nurhidayat melalui Kapolsek Sandai, AKP Riwayansyah ketika dikonfirmasi menjelaskan bahwa penangkapan terhadap ketiga pelaku yaitu Fa (33), Rn (38) yang keduanya merupakan warga Kecamatan MHS dan satu lagi adalah Am (39) warga Pontianak Utara. 

Baca: Curi Sarang Burung Walet di Kendawangan, Dua Pria Diringkus Polisi

Baca: 3 Ribu Sarang Burung Walet di Ketapang, Hanya 1.163 Yang Terdata

"Minggu (08/09) sekitar pukul 11.00 Wib, ketiga pelaku bersama dengan NW sebagai saksi berhenti di dekat rumah walet milik korban. Kemudian Am dan Rn masuk ke dalam rumah walet dengan cara merusak gembok, sedangkan tersangka Fa berada di mobil bersama dengan saksi NW," jelasnya, Senin (09/09). 

Sekitar pukul 11.10, korban datang ke rumah walet tersebut kemudian pelaku langsung keluar dari rumah walet dan mencoba melarikan diri menggunakan kendaraan roda empat yang digunakan para pelaku.

Sekitar pukul 12.00 tersangka berhasil ditangkap. 

Baca: Anggota Polsek Sandai Amankan Dua Remaja Diduga Pelaku Pencurian Yamaha R15

Baca: Warga Sandai Heboh, Seorang Pria Ditemukan Tewas Tergantung

"Penangkapan dilakukan bersama dengan warga masyarakat setempat. Namun warga berkerumun untuk menghakimi pelaku. Tersangka berhasil dievakuasi dari tempat penangkapan sekitar pukul 17.00. Pada saat dilakukan penangkapan tersebut pelaku tidak melakukan perlawanan. Selanjutnya pelaku dan barang bukti dibawa ke Polsek Sandai untuk Proses Lanjut," ungkap Riwayansyah.

Lanjutnya, barang bukti yang diamankan berupa sebilah parang ukuran 51 cm, sebilah mandau ukuran 30 cm, satu buah gunting, dua buah senter kepala, satu buah besi bulat ukuran 30 cm, satu buah palu dan satu buah mata sabit tanpa gagang. 

Update berita pilihan tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak 

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved