Tampilan Mayangsari Tak Seperti Biasanya, Inul Daratista Hingga Ussy Sulistiawaty Komentar Ini

Tampilan Mayangsari Tak Seperti Biasanya, Inul Daratista Hingga Ussy Sulistiawaty Komentar Ini

Tampilan Mayangsari Tak Seperti Biasanya, Inul Daratista Hingga Ussy Sulistiawaty Komentar Ini
KOLASE TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
Tampilan Mayangsari Tak Seperti Biasanya, Inul Daratista Hingga Ussy Sulistiawaty Komentar Ini 

Dugaan ini didasarkan atas hasil negatif tes DNA yang dibocorkan seseorang kepada Ny Jenny.

Kabar terbaru ini membuat perempuan setengah baya tersebut kembali mengenang kedekatan Mayang dengan Adi.

Sebelumnya Ny Jenny sempat menyatakan tentang kemungkinan Khirani adalah anak hasil hubungan Mayang dan Adi.

"Yang jelas, saya dan keluarga ingin tahu kebenarannya," katanya.

Ia pernah mengimbau agar dilakukan tes DNA pada Khirani.

Sebab hanya lewat tes DNA kebenaran akan terungkap, bukan dengan cara melihat kemiripan atau melihat foto belaka lalu ditarik kesimpulan bahwa Adi adalah ayah biologis Khirani.

Khirani Trihatmodjo bareng sang Papa, <a href='https://pontianak.tribunnews.com/tag/bambang-trihatmodjo' title='Bambang Trihatmodjo'>Bambang Trihatmodjo</a> dan Mama, <a href='https://pontianak.tribunnews.com/tag/mayangsari' title='Mayangsari'>Mayangsari</a>

IG @mayangsaritrihatmodjoreal
Khirani Trihatmodjo bareng sang Papa, Bambang Trihatmodjo dan Mama, Mayangsari

Jika akhirnya terbukti Khirani anak Adi, Jenny akan menerimanya dengan senang hati.

Namun, saat ini ia tak percaya hal-hal yang tidak ada buktinya.

Sebelumnya, Jenny juga mengaku sempat tahu kalau sang putra memang memiliki hubungan spesial dengan Mayangsari

Bahkan, dua hari setelah Adi Firansyah meninggal, Mayangsari sempat datang ke rumahnya. 

Mayang juga sempat bertemu Jenny dan menitipkan sebuah pesan. 

"Aku inget banget, karena aku masih shock dia bilang mama jangan lupa makan," katanya.

Baca: Unggahan Terbaru Mayangsari Istri Bambang Trihatmodjo Curi Perhatian Netizen, Curhat Lagi Sedih!

Baca: Terbongkar Keributan Mayangsari Diusir Dari Rumah Soeharto, Reaksi Bambang Trihatmodjo Jadi Sorotan

Baca: Rekam Jejak Mayangsari Istri Bambang Trihatmodjo, Dituduh Pakai Pelet Hingga Diusir Keluarga Cendana

Ayah Mayangsari Buka Suara

Sementara itu, ayah kandung Mayangsari, Ki Soegito Poerbotjarito (67) mengatakan tak percaya akan hasil tes DNA itu dan menilainya palsu.

Dalang kondang di eks Karesidenan Banyumas, Jawa Tengah ini tetap yakin, Khirani merupakan buah hati pasangan Mayangsari (anak Soegito dari istri ketiga, Ny Larasatun Woro Cengkir Gading) yang kerap dipanggil Mayang dan putra ketiga mantan Presiden Soeharto, Bambang Trihatmodjo alais Bambang Tri.

Soegito juga mengungkapkan, sewaktu Khirani lahir, dokter yang menanganinya menolak melakukan tes DNA, menyusul wacana yang kala itu sudah muncul, entah siapa yang mengembuskan.

Test DNA adalah untuk mengidentifikasi secara genetika status seorang bayi atau anak untuk mengetahui orang tua (ayah) aslinya.

"Saya waktu itu mendengar langsung dari dokter RS Internasional Bintaro yang menangani proses persalinan Mayang. Mereka tidak mau melakukan tes DNA," ujar Soegito tanpa menyebutkan alasannya.

Soegito mengaku ingat betul, Mayang yang saat itu berusia 35 tahun (lahir 23 Agustus 1971), melahirkan bayi perempuan di RS Internasional Bintaro dengan berat badan 2,6 kg dan panjang 46 cm.

Bayi yang diberi nama Khirani Siti Hartina Trihatmodjo alias Kiran itu lahir pukul 05.46 melalui operasi caesar.

Dua hari setelah persalinan, 2 April 2006, Mayang meninggalkan RS Internasional Bintaro.

Sambil mendekap buah hatinya, ia dijemput Bambang Trihatmodjo, Ny Larasatun Woro Cengkir Gading (ibunda Mayang), Gita Laras Wahyuni Retno Dewanti (adik kandung Mayang, sekaligus manajernya), Soegito, dan desainer Adjie Notonegoro.

Soegito mengaku sudah kebal terhadap suara-suara miring yang memojokkan Mayang.

"Biasalah, manusia punya mulut, ya memang untuk bicara. Mau bicara apa saja silakan. Saya tak terlalu memedulikannya. Justru saya mendoakan mereka yang memojokkan Mayang segera sadar akan perbuatannya. Tuhan Maha Tahu," ujarnya.

Dalam filosofi Jawa, sambung Soegito, geni aja dilawan karo geni (jangan melawan api dengan api).

"Kalau api dilawan dengan api, ya akan menyala. Artinya, kalau omongan keras dan kasar dilawan dengan keras dan kasar juga, apalagi emosional, ya akan berbahaya. Prinsip saya, omongan orang yang memojokkan Mayang, biarkan saja, nanti toh akan berhenti sendiri. Di sini saya menerapkan prinsip, geni ya kudune dilawan karo banyu (seharusnya api dilawan dengan air). Pasti api itu akan padam," ujar Soegito.

Misteri Rumah Mewah Mayangsari Istri Bambang Trihatmodjo Saat Dibangun, Tukang Bangunan Pilih Pulang

Setelah menjadi istri dari salah satu anggota keluarga Cendana ini, Mayangsari dikenal dengan kehidupan mewahnya. 

Tak heran kalau rumah yang kini ditempati Mayangsari pun terlihat sangat mewah. 

Bahkan, dapur Mayangsari  pun terlihat mentereng banget, lo. 

Dapur Mayangsari ternyata didominasi oleh warna cokelat muda pada kabinet.

Sama seperti dapur mewah lainnya, dapur Mayangsari juga dilengkapi dengan island table yang nampaknya juga berfungsi sebagai pantry.

Island nya pun dibuat senada warna dan bahannya dengan kabinet.

Dapur Mayangsari  sendiri berada dalam satu ruangan dengan ruang makan sehingga terkesan sangat luas.

Dari Pintu Rahasia Sampai Bekas Kebakaran, Deretan Misteri Ini Selimuti Rumah 20 Miliar Mayangsari yang Punya Dapur Mewah
Instagram.com/mayangsaritrihatmodjoreal
Dari Pintu Rahasia Sampai Bekas Kebakaran, Deretan Misteri Ini Selimuti Rumah 20 Miliar Mayangsari yang Punya Dapur Mewah

Namun ada deretan misteri yang menyelimuti rumah mewah tersebut saat masih dibangun.

Rumah yang digadang-gadang senilai Rp 20 miliar itu dibangun saat pernikahan siri Mayangsari dan Bambang masih santer terdengar.

Berikut deretan misteri rumah Mayangsari yang dilansir dari Tabloidnova.com.

1. Bekas Kebakaran

Pembangunan rumah baru Mayangsari terhambat lantaran banyaknya perubahan mendadak yang dilakukan penyanyi asal Purwokerto itu.

Menurut sumber tabloidnova.com, Mayang memang sengaja mengubah beberapa tatanan disain rumah barunya.

Perubahan itu membuat Mayang harus menambah jumlah pekerja di rumah tersebut.

"Sekarang jumlah tukangnya ditambah. Semakin banyak kalau lagi istirahat ngumpul disini. Jumlahnya bisa sampai lebih dari 20 orang," kata sumber tabloidnova.comsaat dijumpai, Kamis (16/6/2011) sore.

Menurut sang sumber, lokasi yang kini dijadikan Mayangsari membangun kediaman barunya pernah terjadi kebakaran beberapa tahun silam.

Namun akhirnya rumah yang terbakar itu dihancurkan dan dibangun kediaman Mayang.

2. Cerita dari Tukang

Saat dibangun, Mayangsari ingin rumah megahnya segera selesai.

Mayang dikatakan memborong pengerjaan bangunan dua lantai itu selama delapan bulan.

"Kami ditarget 8 bulan harus jadi. Sekarang tukang yang ngerjain ada sekitar 50 orang lebih. Antara 60 sampai 70 orang deh," ujar salah seorang pekerja saat ditemui tabloidnova.com di lokasi, Rabu (4/5/2011) silam.

Sebagian dari pekerja justru ada yang menginap di bangunan itu.

Namun, diantaranya ada juga yang memilih pulang.

"Ada yang pulang pergi, tapi banyak juga yang nginap. Hampir semua yang kerja disini, diambil dari Sukabumi," jelas pekerja itu.

Mayang mempekerjakan puluhan tukang di rumah tersebut.

Namun, semua pekerjanya dikatakan tidak mendapat jatah makan.

"Ini kerja borongan, enggak ada jatah makan," ujar salah seorang tukang yang bekerja di rumah tersebut.

3. Ada Pintu Rahasia

Rumah berlantai dua diketahui dilengkapi dengan pilar raksasa di depannya.

Dari hasil perbincangan tabloidnova.com dengan seorang tetangga Mayang, sang empunya rumah tak pernah sekalipun menyapa warganya.

Padahal mereka terlihat beberapa kali mengawasi pengerjaan rumah.

"Orangnya kalau izin, ya, ke ketua RW, dan itu yang bikin izin kontraktornya, bukan orangnya langsung. Paling pembantu-pembantunya saja yang sering kesini," kata orang tersebut saat dijumpai, Kamis (5/5) siang.

Rumah mewah itu sebelumnya dihubungkan dengan sebuah pintu rahasia untuk akses pribadi sang empunya rumah.

Konon, sejak mantan istri Bambang, Halimah dan kedua anaknya, Pandji serta Gendis, melakukan pelabrakan ke kediaman Mayang, pintu penghubung di rumah tersebut memang sudah disediakan.

Bahkan, Bambang dikabarkan sudah lama 'mengincar' sebidang tanah yang membentang tepat di belakang kediamannya yang kini mulai dibangun rumah mewah.  (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SAJIANSEDAP.GRID.ID)

Editor: Mirna Tribun
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved