Seminar Nasional Songsong Era 4.0 di Kabupaten Sintang

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang Henry Harahap membuka Seminar Nasional

Seminar Nasional Songsong Era 4.0 di Kabupaten Sintang
TRIBUNPONTIANAK/Marpina Wulandari
Pelaksanaan dan Tamu Undangan Seminar Nasional di Aula Edy Riberu STKIP Persada Khatulistiwa Sintang, Sabtu, (7/9/ 2019). 

Seminar Nasional Songsong Era 4.0 di Kabupaten Sintang

SINTANG - Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang Henry Harahap membuka Seminar Nasional dengan tema Menyongsong Indonesia Emas Dalam Peningkatan Sumber Daya Manusia Dalam Menghadapi Era 4.0 di Aula Edy Riberu STKIP Persada Khatulistiwa Sintang, Sabtu, (7/9/ 2019).

Seminar Nasional ini diikuti 300 mahasiswa dan dosen dari berbagai perguruan tinggi di Kabupaten Sintang. Dengan menghadirkan tiga narasumber diantaranya, Ketua STIKES Kapuas Raya Dr. Uray B. Asnol, Anggota Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia Riskiyana Adi Putra, dan Wakil Ketua Bidang STKIP Persada Khatulistiwa Sintang Dr. Hilarius Jagoduda.

Henri menyampaikan pemerintah Kabupaten Sintang menaruh perhatian yang sangat besar terhadap dunia pendidikan. Karena hal ini sesuai dengan visi Kabupaten Sintang.

"Kita ingin mewujudkan masyarakat sintang yang cerdas. Sesuai dengan tema yang diangkat pada seminar ini yaitu menyongsong Indonesia emas dalam peningkatan sumber daya manusia dalam menghadapi era 4.0”, ujarnya.

Baca: Tersandung Kasus Narkoba,Warga Pontianak Ditangkap di Sintang

Seperti yang diketahui, Indonesia emas tahun 2045 telah menjadi impian besar untuk membentuk Indonesia yang mampu bersaing dengan bangsa lain serta dapat menyelesaikan masalah-masalah yang mendasar di tanah air. Seperti isu korupsi dan kemiskinan.

Ia juga menerangkan kunci untuk mewujudkan Indonesia emas tahun 2045 sejatinya berada pada kualitas sumber daya manusianya, terutama pemuda.

Seperti yang diketahui tenaga pendidik baik itu guru maupun dosen, memiliki peran penting dalam menciptakan generasi yang memiliki keterampilan hidup. Oleh karena itu, setiap pendidik dituntut untuk terus mengembangkan kemampuannya dalam mengolah kegiatan pembelajaran.

"Ditambah dengan perkembangan pendidikan di abad ini, yang menuntut percepatan mutu kualitas manusia dimasa yang akan datang. Sedangkan pencapaian mutu ini, sangat tergantung dari kualitas proses pembelajaran yang sedang dilaksanakan dan menjadi problema tersendiri bagi dunia pendidikan di Indonesia” tambah Asisten Perekonomian dan Pembangunan ini.

Baca: Polres Sintang Keluarkan 4 Poin Penting Imbauan Karhutla 2019, Ajak Warga Tak Bakar Lahan

Tanpa kita sadari arus globalisasi juga sudah tidak terbendung masuk ke indonesia. disertai dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, dunia kini memasuki era revolusi industri 4.0, yakni menekankan pada pola digital economy, artificial intelligence, big data, robotic, dan lain sebagainya atau dikenal dengan fenomena disruptive innovation.

Henry juga berpesan untuk menghadapi tantangan tersebut, pengajaran di perguruan tinggi pun dituntut untuk berubah, termasuk dalam menghasilkan dosen berkualitas bagi generasi masa depan.

Baca: Bupati Sintang Hadiri Kegiatan Wisata Literasi dan Launching 1000 Buku di Pendopo Gubernur

“Saya ucapkan terima kasih kepada panitia penyelenggara, yang telah bekerja keras untuk menyukseskan acara seminar nasional ini. saya harap kegiatan ini dapat berlangsung dengan baik dan lancar serta memberikan hasil sebagaimana yang diharapkan bersama” tambah H. Henri Harahap. (Marpina Sindika Wulandari)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved