Satu Tahun Sutarmidji-Norsan, Ireng Maulana: Periode Konsolidasi di Lapangan

Publik ingin melihat jika konsepsi Kalbar Baru memang berada dalam komitmen program kerja dan anggaran yang melekat pada tiap-tiap OPD.

FACEBOOK
Ireng Maulana MA 

Satu Tahun Sutarmidji-Norsan, Ireng Maulana: Periode Konsolidasi di Lapangan

PONTIANAK - Pengamat Politik, Ireng Maulana menilai jika diawal tahun kepemimpinan Sutarmidji-Ria Norsan yang genap setahun pada 5 September lalu merupakan periode konsolidasi di lapangan.

Namun, Ireng menilai jika Sutarmidji-Norsan telah menciptakan pondasi awal untuk Kalbar baru yang dijanjikan.

Berikut penuturannya.

Barangkali masih terlalu awal untuk menagih realisasi Kalbar Baru karena janji tersebut akan di tunaikan dalam lima tahun kepemimpinan Midji-Norsan.

Yang paling kongkrit, kita harus dapat melihat jika pondasi untuk menunaikan Kalbar Baru sudah di tanam dalam satu tahun terakhir ini.

Artinya masih ada waktu empat tahun hadapan agar kita semua dapat menyaksikan berdirinya bangunan utuh dari narasi Kalbar Baru. Yang baru artinya meninggalkan yang lama agar berubah lebih baik lagi.

Midji-Norsan mewarisi segala sesuatu yang sudah tuntas maupun yang belum selesai dari kepemimpinan sebelum mereka.

Jika Kalbar baru dijadikan sebagai sebuah klaim tentang akan adanya perubahan, maka Midji-Norsan harus mampu membangun optimisme dan kepercayaan publik bahwa Kalbar baru tahap demi tahap menunjukkan kemajuannya.

Janji Kalbar Baru tidak ringan, tapi sejak awal mereka berdua sudah tentu berkeyakinan penuh bahwa pencapaian tersebut dapat dikerjakan. Rasional sejak menjadi kandidat, dan konsisten ketika berkuasa.

Halaman
1234
Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved