Pemkab Mempawah Menuju Smart City, 80 Pejabat Pengawas Diproyeksikan Naik Kelas Lewat Uji Kompetensi

Pejabat pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mempawah mengikuti uji kompetensi bagi pejabat pengawasan

Pemkab Mempawah Menuju Smart City, 80 Pejabat Pengawas Diproyeksikan Naik Kelas Lewat Uji Kompetensi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ya'M Nurul Anshory
Sebanyak 80 pejabat pengawas di lingkungan Pemkab Mempawah mengikuti uji kompetensi bagi pejabat pengawas di Kantor Bupati Mempawah, Senin (9/9/2019) pagi. 

Pemkab Mempawah Menuju Smart City, 80 Pejabat Pengawas Diproyeksikan Naik Kelas Lewat Uji Kompetensi

MEMPAWAH - Pejabat pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mempawah mengikuti uji kompetensi bagi pejabat pengawasan di Aula Balairung Setia, Kantor Bupati Mempawah, Senin (9/9/2019) pagi.

Uji kompetensi tersebut sebagai langkah Pemkab Mempawah untuk meningkatkan kemampuan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada. Selain itu juga sebagai bentuk implementasi dari amanat undang-undang nomor 5 tahun 2014 tentang aparatur sipil negara (ASN) dan peraturan pemerintah nomor 11 tahu  2017 tentang manajemen Pegawai Begeri Sipil (PNS).

Sebanyak 80 orang ASN lingkungan Pemkab Mempawah yang mengikuti uji kompetensi tersebut kedepan diproyeksikan untuk naik kelas, yakni dimana mereka yang sudah mentok di eselon IV akan dipromosikan ke eselon III.

"Ini adalah salah satu upaya Pemkab Mempawah dalam meningkatkan kemampuan ASN yang ada, guna mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) menuju Mempawah Smart City," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Drs H Ismail MM saat membuka kegiatan tersebut.

Guna mewujudkan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Mempawah yang ingin menjadikan Mempawah yang cerdas, mandiri dan terdepan, Pemerintah Daerah (Pemda) terus berbenah diri di semua lini, termasuk SDM.

"Kita terus berbenah diri di semua lini, termasuklah SDM agar kehidupan ASN sejahtera dan pelayanan publik kepada masyarakat bisa maksimal sehingga visi misi Bupati dan Wakil Bupati yang ingin menjadikan Mempawah cerdas, mandiri dan terdepan bisa terwujud," terang Ismail.

Baca: Ikuti Uji Kompetensi, Pejabat Pengawas di Lingkungan Pemkab Mempawah Siap Dukung Nawacita Bupati

Baca: LSP KPK Akan Gelar Uji Kompetensi Penyuluh Anti Korupsi di UPB Pontianak, Berikut Jadwalnya

Baca: Empat Raperda Inisiatif DPRD Sanggau Disetujui, Ini Harapan LSM Citra Hanura Sanggau

Dia menambahkan, bahwa salah satu program kerja Bupati adalah menjadikan Mempawah Smart City yang berbasis teknologi IT. Maka dari itu kata dia, semua hal termasuk SDM harus diperhatikan dan dipersiapkan agar kedepannya tidak ada kesenjangan pemahaman pada pelayanan publik yang diberikan kepada masyarakat.

Menyinggung terkait manajemen ASN saat ini, Ismail mengatakan Pemkab Mempawah masih menerapkan Merit System dalam manajemen ASN, yang artinya kebijakan manajemen selama ini berdasarkan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja mereka secara adil dan wajar tanpa memandang politik, SARA dan kondisi fisik.

Dalam penerapannya kata Ismail, salah satu aspek Merit System yakni pada aspek pengembangan karir yang mana salah satu sub aspeknya adalah manajemen talenta dan rencana suksesi kedepan, dimana itu semua bertujuan untuk meningkatkan kemampuan ASN itu sendiri agar tidak timpang dalam memberikan pelayanan publik.

"Uji kompetensi inilah salah satu cara kita untuk memetakan talenta pejabat pengawasan, kita akan lakukan ini secara bertahap bagi seluruh ASN di lingkungan Pemkab Mempawah, mulai dari jabatan pimpinan tertinggi sampai pratama, hasil pemetaan kita nanti akan digunakan sebagai kompas penempatan ASN itu sendiri, artinya itu acuan kita untuk melakukan mutasi dan promosi," pungkasnya.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved