Pemkab Kubu Raya Fokus Kembangkan Pariwisata Ekonomi Kreatif

Pemkab Kubu Raya berkomitmen dalam menggaungkan pengembangan sektor pariwisata termasuk ekonomi kreatif. Dengan kondisi geografis

Pemkab Kubu Raya Fokus Kembangkan Pariwisata Ekonomi Kreatif
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Sekretaris Daerah Kabupaten Kubu Raya Yusran Anizam saat menghadiri kegiatan KolaborAksi Pemuda Menuju Desa Punggur Kecil Mandiri di Sungai Bemban Desa Punggur Kecil, Kecamatan Sungai Kakap, Sabtu (7/9). 

Pemkab Kubu Raya Fokus Kembangkan Pariwisata Ekonomi Kreatif

KUBU RAYA - Pemkab Kubu Raya berkomitmen dalam menggaungkan pengembangan sektor pariwisata termasuk ekonomi kreatif. Dengan kondisi geografis dan demografis daerah yang strategis, cukup banyak peluang bagi Kubu Raya untuk membuat ajang-ajang pariwisata khas daerah.

Terlebih Kubu Raya merupakan satu di antara pintu masuk ke Kalimantan Barat.

Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kubu Raya Yusran Anizam saat menghadiri kegiatan KolaborAksi Pemuda Menuju Desa Punggur Kecil Mandiri di Sungai Bemban Desa Punggur Kecil, Kecamatan Sungai Kakap, Sabtu (7/9).

“Kegiatan-kegiatan yang memanfaatkan potensi alam setempat, misalnya festival buah, itu bisa mengundang kedatangan ribuan orang. Dari omset yang beredar di lokasi kegiatan, masyarakat yang berdagang bisa mendapatkan keuntungan cukup besar,” ujarnya.

Baca: Dinas Pariwisata Singkawang Dukung Pelaksanaan Karnaval Ketupat

Baca: Kementerian PUPR Tata Kawasan Kota Lama Semarang, Kini Siap Jadi Tuan Rumah Event Pariwisata

Baca: Pasutri di Singkawang Sempat Lakukan Penjambretan di Tiga TKP Sebelum Ditangkap

Yusran mengatakan, pengembangan sektor pariwisata ekonomi kreatif menjadi salah satu fokus Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan. Di berbagai kesempatan, Bupati Muda, kata Yusran, kerap menyampaikan tekadnya membangun pariwisata desa wisata. Bahkan Bupati Muda telah mencanangkan tagline atau frasa Kubu Raya sebagai daerah wisata.

“Di RPJMD Provinsi sudah ditetapkan juga Kabupaten Kubu Raya sebagai daerah industri dan daerah wisata,” ungkapnya.

Termasuk Kecamatan Sungai Kakap, kata Yusran, juga telah ditetapkan sebagai kawasan wisata strategis. Ia menerangkan, pemerintah daerah melalui dinas terkait telah menginventarisasi sejumlah titik wisata di Sungai Kakap dengan masing-masing potensi keunggulannya.

Di antaranya destinasi “Wisata Balek Kampong” yang tengah dikembangkan dan mulai populer. Kemudian wisata mangrove di Desa Sungai Kupah dengan sejumlah ajang kegiatan pendukungnya, semisal ajang wisata petualangan. Termasuk juga telah dicanangkannya wisata sawah di beberapa titik di Sungai Kakap.

“Nanti orang tidak lagi hanya ngopi di warung kopi, tapi akan kita ajak ngopi di sawah. Sambil menikmati suasana alam,” kata Yusran.

Yusran Anizam mengapresiasi kegiatan KolaborAksi Pemuda Menuju Desa Punggur Kecil Mandiri. Kegiatan yang diinisiasi para pemuda Desa Punggur Kecil bekerja sama dengan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kalimantan Barat.

Menurutnya, membawa konsep penting. Yakni memadukan semua potensi dari berbagai elemen daerah, mulai unsur pemerintahan, perbankan, legislatif, hingga tokoh masyarakat dan tokoh pemuda.

“Ini luar biasa. Semua elemen berkumpul di sini untuk berkolaborasi. Dengan satu visi dan misi terkait dengan pembangunan daerah dan masyarakat,” harapnya.

Acara KolaborAksi Pemuda diisi sejumlah kegiatan sosial seperti pemeriksaan dan pendataan golongan darah, penanaman pohon, penebaran seribu bibit ikan nila, pengobatan gratis, bekam massal, pangkas rambut gratis, dan pesta buah.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved