Ikuti Uji Kompetensi, Pejabat Pengawas di Lingkungan Pemkab Mempawah Siap Dukung Nawacita Bupati

Pejabat pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mempawah mengikuti uji kompetensi bagi pejabat pengawas

Ikuti Uji Kompetensi, Pejabat Pengawas di Lingkungan Pemkab Mempawah Siap Dukung Nawacita Bupati
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ya'M Nurul Anshory
Sebanyak 80 pejabat pengawas di lingkungan Pemkab Mempawah mengikuti uji kompetensi bagi pejabat pengawas di Kantor Bupati Mempawah, Senin (9/9/2019) pagi. 

Ikuti Uji Kompetensi, Pejabat Pengawas di Lingkungan Pemkab Mempawah Siap Dukung Nawacita Bupati

MEMPAWAH - Pejabat pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mempawah mengikuti uji kompetensi bagi pejabat pengawas di Aula Balairung Setia, Kantor Bupati Mempawah, Senin (9/8/2019).

Sebanyak 80 orang pejabat pengawas yang mengikuti uji kompetensi tersebut, dimana  mereka yang masih berada di posisi eselon IV di uji untuk di proyeksikan naik kelas menjadi eselon III.

Satu diantara pejabat pengawas di lingkungan Pemkab Mempawah yang mengikuti uji kompetensi, Yanti, mengatakan dirinya merasa senang ketika menghadapi ujian tersebut.

"Meski ada rasa was-was hasilnya tidak maksimal tapi saya senang, sebab sudah ada ancang-ancang saya akan di promosikan dan naik kelas menjadi eselon III, lagipula uji kompetensi ini sudah aturan perundang-undangan yang memang harus kami ikuti," ujarnya.

Baca: VIDEO: 80 Pejabat Pengawas di Lingkungan Pemkab Mempawah Ikuti Uji Kompetensi

Baca: PWI Kalbar Ingin Pusatkan Uji Kompetensi Wartawan di Ilmu Komunikasi Untan masih Terkendala Hal Ini

Baca: LSP-P1 SMK Negeri 2 Singkawang Laksanakan Uji Kompetensi Perdana

Senada dengan itu, Ibnu, menceritakan, uji kompetensi yang dia ikuti cukup menantang, sebab dalam menjawab soal menurut dia diperlukan ketelitian dan intuisi yang kuat.

"Soal yang kami hadapi itu susah-susah gampang, kita cuma dituntut harus teliti saja,  contoh ada soal seperti ini, pilot sama dnegan kapal terbang, dan kereta api, jawabannya adalah masinis, kira-kira begitulah," tuturnya.

Menanggapi terkait aspek masa depan dimana ASN diharapkan bisa bekerja mengimbangi sistem Smart City, Ibnu menyatakan dirinya siap memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat, oleh karenanya dia mengikuti uji kompetensi tersebut agar menambah wawasan.

"Sebenarnya lulus tidak lulus itu urusan belakangan, sebab kita sudah di atensikan oleh Bupati untuk mendukung Mempawah Smart City, jadi kita memang harus meningkatkan sumber daya manusia dengan  salah satu cara uji kompetensi ini, agar kami  sebagai perpanjangan tangan Kepala Daerah bisa melayani dengan maksimal," tandasnya.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved