Diskusi GMKI Pontianak Bahas Pemindahan Ibu Kota Negara

Jika ibukota dipindahkan maka harus ada undang-undang yang dirubah atau disesuaikan.

Diskusi GMKI Pontianak Bahas Pemindahan Ibu Kota Negara
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Suasana saat para narasumber foto bersama seusai kegiatan Diskusi Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Pontianak yang bertemakan terkait tencana pemindahan Ibu Negara ke Kalimantan Timur, Sabtu (7/9/2019). 

Diskusi GMKI Pontianak Bahas Pemindahan Ibu Kota Negara 

PONTIANAK - Dalam diskusi Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Pontianak yang bertemakan terkait tencana pemindahan Ibu Negara ke Kalimantan Timur, Sabtu (07/09/2019) lalu, sejumlah narasumber mengungkapkan beberapa hal yang perlu dipersiapkan dan paling utama ialah SDM.

Satu di antaranya Anggota DPRD Kalbar yang juga Ketua Umum Hanura, Suyanto Tanjung.

"Pemda perlu menyiapkan sumber daya manusia yang mampu bersaing dalam segala aspek serta sumber daya manusia yang mampu memanfaatkan semua peluang yang ada bahkan mampu menciptakan peluang kerja di luar yang disediakan pemerintah," ujarnya.

Selain itu, Suyanto menilai, pemerintah juga harus membuat regulasi yang menguntungkan daerah.

Baca: GMKI Pontianak Akan Bahas Rencana Pemindahan Ibu Kota Negara

Baca: GMKI Nilai Daniel Johan Masuk Pengurus PKB Sebagai Bentuk Keberagaman Politik

Termasuk mempersiapkan diri dengan baik agar tidak menjadi kuli di tanah sendiri.

Namun masyarakat, lanjutnya, jangan punya persepsi yang negatif terhadap partai politik, dari partai politiklah semua kebijakan publik tercipta.

Termasuk dengan pemerintah daerah menyiapkan produk hukum yang baik.

Sementara itu, Wakil Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kalbar yang juga Anggota DPRD Kalbar terpilih periode 2019-2024, Angeline Fremalco menilai RUU harus selaras sesuai dengan kebutuhan daerah.

"Jika ibukota dipindahkan maka harus ada undang-undang yang dirubah atau disesuaikan," katanya.

Halaman
12
Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved