Curi Besi dan Motor Senilai Rp 100 Jutaan, Residivis Spesialis Pencurian Berhasil Dibekuk Polisi

Sebab korbannya diperkirakan mengalami kerugian hingga Rp 100 juta rupiah akibat perbuatannya.

Curi Besi dan  Motor Senilai Rp 100 Jutaan, Residivis Spesialis Pencurian Berhasil Dibekuk Polisi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Residivis spesialis pencurian bernama Mahendra alias Cengkong (42) saat diamankan pihak kepolisian beserta barang bukti. 

Curi Besi dan  Motor Senilai Rp 100 Jutaan, Residivis Spesialis Pencurian Berhasil Dibekuk Polisi

MEMPAWAH - Seorang pria bernama MA (42) merupakan pencuri kelas kakap.

Sebab korbannya diperkirakan mengalami kerugian hingga Rp 100 juta rupiah akibat perbuatannya.

MA memang sudah lama menjadi incaran polisi, dia adalah salah satu target operasi dalam Operasi Panah 2019 yang dilakukan oleh pihak kepolisian dari Polsek Jungkat.

MA adalah spesialis pencurian dan seorang residivis, keluar masuk penjara dan tercatat di Polres Mempawah dengan kasus serupa.

Sabtu (7/9/2019) kemarin, Unit Reskrim Polsek Jungkat berhasil meringkus MA di dekat rumahnya.

Penangkapannya setelah MA ditetapkan sebagai DPO Polsek Jungkat sejak Rabu (10/7).

Baca: Bupati Landak Karolin: 2020 Akan Dilakukan Prioritas Pembangunan Infrastruktur dan Desa

Baca: DPRD Periode 2019-2024 Diharapkan Mampu Lahirkan Proglegda Sesuai Kebutuhan dan Transparan

Baca: Spesifikasi Vivo V17 Pro - Smartphone 6 Kamera Dilengkapi Fitur Super Night Mode, Kapan Dirilis?

"Kita berhasil membekuk seorang residivis spesialis pencurian. Dia dibekuk atas dasar dasar laporan warga Jalan Parit Baru, Desa Wajok Hulu, Kecamatan Jungkat," ujar Kapolsek Jungkat, Iptu Tarminto.

Usai ditangkap, MA pun di interogasi, dia mengakui bahwa dirinyalah pelaku pencurian di areal penyimpanan alat atau peacing plan di dekat Yayasan Pemakaman Tionghoa Desa Wajok Hulu.

Barang-barang yang di gasak oleh MA bukan sedikit, kata Iptu Tarminto, dia menggasak satu unit mesin kompresor, besi polong ukuran 3x3 meter, besi peaching ukuran 2x6 meter, saringan penapis pasir ukuran 2x6 meter yang disimpan korbannya di gudang.

MA di kemudian ditangkap dan di angkut polisi ke Polsek Siantan. Setelah dilakukan pengembangan dia ternyata juga menggasak satu unit sepeda motor di wilayah hukum Polsek Siantan.

"Setelah kita lakukan pengembangan, terduga pelaku ini juga mencuri sepeda motor pada Minggu (23/9) bersama rekannya RF yang saat ini masih jadi DPO," ujar Iptu Tarminto.

Lebih rinci Iptu Tarminto menjelaskan kronologi pencurian yang dilakukan Cengkong CS, dimana saat itu dia dan RF melihat sepeda motor milik korbannya yang sedang parkir.

"Motor itu terparkir dalam kondisi tidak di kunci stang, akhirnya dia melarikan motor tersebut dengan cara di step dengan sepeda motor lainnya ke Jalan 28 Oktober, Pontianak Utara dan disana motor tersebut digadaikan seharga Rp. 500 ribu dan kemudian pulang," pungkas Kapolsek.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved