Citizen Reporter

Mahasiswi IAIN Pontianak Vianisya Nurfiqa Dinobatkan Sebagai Dare Pontianak 2019

Para pemenang yang terpilih nantinya akan menjadi icon pariwisata dan promosi Pemerintah Kota Pontianak.

Mahasiswi IAIN Pontianak Vianisya Nurfiqa Dinobatkan Sebagai Dare Pontianak 2019
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Vianisya Nurfiqa (18) Dare Pontianak 2019. 

Mahasiswi IAIN Pontianak Vianisya Nurfiqa Dinobatkan Sebagai Dare Pontianak 2019

Citizen Reporter
Aspari Ismail
Kasubag Humas IAIN Pontianak

PONTIANAK - Mahasiswi IAIN Pontianak kembali mengukir prestasi yang membanggakan.

Vianisya Nurfiqa (18) akrab disapa Nisya dinobatkan sebagai Dare 2019.

Penobatan pasangan muda mudi itu ditandai dengan penyerahan tongkat kepada Bujang dan mahkota kepada Dare terpilih pada malam pemilihan Bujang Dare di Gedung Pontianak Convention Center (PCC), Rabu (4/9/2019).

Pemilihan Bujang Dare menjadi agenda tahunan oleh Pemerintah Kota Pontianak. Para pemenang yang terpilih nantinya akan menjadi icon pariwisata dan promosi Pemerintah Kota Pontianak.

Sebanyak 10 pasang peserta yang tampil pada ajang pemilihan Bujang dan Dare ini. Mereka merupakan hasil seleksi dari 50 Dare dan 31 Bujang yang mendaftar pada perhelatan tahunan ini.

Baca: Edi Kamtono: Bujang Dare Harus Cerdas dan Berpengetahuan Luas

Baca: Dinobatkan Bujang Dare, Abdul-Vianisya Jabarkan Program Kerja

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan, "Pemilihan Bujang dan Dare ini merupakan agenda rutin setiap tahunnya digelar dalam rangka rangkaian Hari Jadi Kota Pontianak ke-248. Mereka akan menjadi Duta Kota Pontianak pada setiap even dan mereka juga harus mampu menjelaskan semua hal berkaitan dengan Pontianak," ujarnya.

Terpilihnya Bujang dan Dare ini pula sebagai ikon remaja dan pemuda di Kota Pontianak. Oleh sebab itu mereka diharapkan memiliki wawasan yang luas, cerdas, sekaligus sebagai duta pariwisata. Mereka nanti juga ikut aktif mempromosikan pariwisata Kota Pontianak. "Ini salah satu kegiatan ekonomi kreatif yang harus kita lestarikan," tutur Edi.

Nisya menjelaskan, “Awalnye udah lama mau ikut ajang pemilihan ini. Tapi baru terealisasikan tahun ini. Alhamdulillah terpilih lolos jadi 20 finalis Bujang Dare Pontianak 2019. Atas capaian itu, saye belajar sungguh-sungguh dan menyiapkan segale sesuatunye lebih matang. Sampai akhirnye di malam final terpilih masuk 5 besar, kemudian 3 besar, dan alhamdulillah bahkan ternyate jadi Dare Pontianak” kata mahasiswi Perbankan Syariah IAIN Pontianak ini dengan logat Melayu yang sangat kental.

Baca: Edi Rusdi Kamtono: Bujang Dare Harus Orang Cerdas Karena Simbol Pemuda Pontianak

Baca: Vianisya dan Abdul Muhaimin Dinobatkan Sebagai Bujang Dare Pontianak 2019

“Alhamdulillah sangat bersyukur bisa diberi kepercayaan jadi Dare Pontianak. InsyaAllah saye bakal berusaha menjalankan amanah dan tanggung jawab ini dengan baik. Terus juga belum cukup puas dengan pencapaian ini sih. Masih mau banyak belajar lagi, memperbaiki yang belum baik, dan meningkatkan yang sudah cukup baik, agar bisa jadi sosok yang inspiratif bagi generasi muda saat ini” tutur perempuan yang juga terpilih sebagai Dare Berbakat 2019 ini.

Ia berpesan kepada para generasi muda, “Jangan pernah takut buat memulai sesuatu. Apalagi itu hal yang sudah jelas baik. Percaya same kemampuan yang kalian punya. Kite semua berhak untuk menjadi public figur” pungkas dare yang menyenangi dunia seni itu.

Update berita pilihan tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak  

Penulis: Syahroni
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved