Lantik 343 Prajurit Tamtama TNI AD Dan Rindam Martin Susilo

Usai upacara penutupan pendidikan dilanjutkan dengan kegiatan atraksi dan demonstrasi oleh para prajurit tamtama yang baru saja dilantik.

Lantik 343 Prajurit Tamtama TNI AD Dan Rindam Martin Susilo
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Perwakilan Siswa Dikmata TNI AD Rindam XII Tpr saat ucapkan sumpah dan janji Prajurit TNI AD saat pelantikan. 

Lantik 343 Prajurit Tamtama TNI AD Dan Rindam Martin Susilo

SINGKAWANG - Komandan Rindam XII Tpr Kol Inf Martin Susilo M Turnip mewakili Pangdam XII/TTapi menutup secara resmi Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) TNI AD Gelombang I TA. 2019 sekaligus melantik sebanyak 343 lulusan Dikmata TNI AD menjadi prajurit Tamtama bertempat di Lapangan Sapta Marga Rindam XII/Tpr, Jalan Pasir Panjang, Kota Singkawang pada Sabtu (7/9/19)

Pelantikan ditandai dengan pengambilan sumpah sebagai Prajurit TNI AD dan penyematan tanda pangkat Prada (Prajurit Dua) serta pemberian ijazah oleh Danrindam XII/Tpr kepada perwakilan mantan siswa.

Dalam amanat resmi Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Herman Asaribab yang dibacakan Danrindam XII/Tpr menyampaikan, bahwa kebijakan Pimpinan TNI AD dalam upaya meningkatkan kompetensi personel TNI AD selaras dengan perkembangan IPTEK melalui penataan 10 Komponen pendidikan, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Baca: Sutarmidji Ajak Mahasiswa Mencari Peluang

Baca: Pantau Pergaulan Pelajar, Satpol PP Tingkatan Patroli Razia

Oleh karena itu, Kodam XII/Tpr menindaklanjuti kebijakan Pimpinan untuk memperoleh calon peserta didik yang terbaik, dan dengan melalui Pendidikan Pertama Tamtama TNI AD TA. 2019 ini diharapkan para Tamtama sekalian memiliki ilmu pengetahuan dan keterampilan sesuai tuntutan tugasnya sebagai Tamtama TNI AD.

"Adapun tujuan pendidikan adalah, membentuk prajurit siswa untuk menjadi Tamtama yang memiliki sikap dan perilaku sebagai prajurit Sapta Marga dan Sumpah Prajurit serta memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar keprajuritan serta jasmani yang samapta," tukas Pangdam XII/Tpr.

Lanjutnya menyampaikan, upacara pelantikan dan pengambilan sumpah bagi para Tamtama menandakan telah berakhirnya pendidikan dengan demikian secara resmi para Tamtama telah memperoleh status sebagai prajurit TNI AD. Yang mana selama 20 minggu telah dibekali dengan berbagai macam materi keprajuritan.

Dikatakan oleh Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Herman Asaribab, selanjutnya para tamtama yang baru dilantik akan menempuh pendidikan lanjutan tahap II di Pusat Pendidikan kecabangan masing-masing, khusus bagi prajurit kecabangan Infanteri akan melaksanakan pendidikan di Rindam XII/Tpr.

"Untuk itu siapkan mental dan fisik serta ilmu yang telah kalian peroleh pada tahap I, agar dapat mengikuti pendidikan tahap II dengan lancar sesuai dengan yang diharapkan,"ujar Danrindam XII/Tpr,

Usai upacara penutupan pendidikan dilanjutkan dengan kegiatan atraksi dan demonstrasi oleh para prajurit tamtama yang baru saja dilantik. Diantaranya atraksi, bongkar pasang senjata, menyumpit, beladiri militer dan halang rintang.

Hadir dalam acara, Irdam XII/Tpr, Kapoksahli Pangdam XII/Tpr, LO AL, para Asisten Kasdam XII/Tpr, para Komandan dan Kabalak Kodam XII/Tpr, Wadanrindam XII/Tpr, para Dansatdik Rindam XII/Tpr serta para orangtua mantan siswa.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved