Muhammad Hasan: Mahasiswa Syariah Harus Bangga dengan Ke-Ilmuan Syariah dan Mampu Memetakan Diri

Fakultas Syariah IAIN Pontianak mengadakan acara Stadium General yang bertemakan "Mahasiswa Syariah menggenggam dunia

Muhammad Hasan: Mahasiswa Syariah Harus Bangga dengan Ke-Ilmuan Syariah dan Mampu Memetakan Diri
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Pelaksanaan Kegiatan seminar Syariah menggenggam dunia.   

Muhammad Hasan: Mahasiswa Syari'ah Harus Bangga dengan Ke-Ilmuan Syari'ah dan Mampu Memetakan Diri

Citizen Reporter
Humas IAIN Pontianak
Tio Rizki Kurniawan

PONTIANAK - Fakultas Syariah IAIN Pontianak mengadakan acara Stadium General yang bertemakan "Mahasiswa Syariah menggenggam dunia," Jum'at (6/9/2019).

Acara ini khusunya diikuti oleh seluruh mahasiswa baru Fakultas Syariah.

Kegiatan ini di sambut antusias oleh mahasiswa syariah bahkan mahasiswa yang tidak di wajibkan pun ikut serta dalam mensukseskan kegiatan ini.

Dalam kesempatan ini Dekan Fakultas Syariah Dr Muhammad Hasan menyampaikan ada tiga hal yang menjadi target dalam studium general ini.

Baca: Peringati HUT, Gabungan Organisasi Wanita dan Pemkab Sekadau Pererat Hubungan Kerjasama

Baca: LIVE STREAMING Youtube UFC 242 Khabib Nurmagomedov vs Dustin Poirier Minggu (8/9) Jam 01.00 WIB

Baca: CINTA - ZODIAK Hari Minggu 8 September 2019, Lakukan yang Beda PISCES, VIRGO Bergairah

"Pertama, Mahasiswa fakultas syariah khususnya mahasiswa baru memiliki Sense of high self convidence. kebanggaan yang tinggi terhadap keilmuan syariah dan hukum secara integral," ujarnya.

"Kedua, mahasiwa syariah Mampu mengidentifikasi dan memetakan posisi dirinya dalam konstelasi keilmuan syariah dan hukum secara integral, sehingga  secara cepat bisa mengupdate bakat,  minat, dan kemampuannya dalam kancah hukum nasional dan internasional," tuturnya.

Sambungnya mahasiswa syariah dapat memiliki pola pandang dan cara pikir yang integral terkait kesyariahan, hukum, dan keborneoan.

"Ketika civitas akademika memiliki cara fikir yang integral antara kesyariahan, hukum, dan keborneoan. Disini akan lahir hukum islam yang moderat," katanya.

Adapun pematerinya, kegiatan studium general ini di isi langsung oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Kalbar, Drs. Maslihan Saifurrozi, MH dan juga diisi langsung oleh Hakim Tipikor pengadilan tinggi Elik Murtopo, MH.

Kegiatan itu, di buka langsung oleh Wakil Rektor 1 IAIN Pontianak, Dr. Firdaus Achmad. 

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved