Kabupaten Mempawah Perkuat SDM Sebagai Persiapan Hadapi Dampak Ekonomi Mega Proyek

Pemerintah Kabupaten Mempawah sudah mempersiapkan diri atas dampak pembangunan dua mega proyek yang ada, khususnya

Kabupaten Mempawah Perkuat SDM Sebagai Persiapan Hadapi Dampak Ekonomi Mega Proyek
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ DAVID NURFIANTO
Sekda Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mempawah H. Ismail saat diwawancarai, Selasa (2/3/2019). 

Kabupaten Mempawah Perkuat SDM Sebagai Persiapan Hadapi Dampak Ekonomi Mega Proyek

MEMPAWAH - Pemerintah Kabupaten Mempawah sudah mempersiapkan diri atas dampak pembangunan dua mega proyek yang ada, khususnya di sektor ekonomi masyarakat kecil.

Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Drs H Ismail mengatakan, dengan adanya dua mega proyek di Kabupaten Mempawah, yakni pembangunan Terminal Kijing, dan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) di Kecamatan Sungai Kunyit, membuka peluang besar bagi pelaku Usaha Mikro.

"Pada Rabu (4/9) kemarin, kita telah menggelar Pelatihan Kewirausahaan, serta Sosialisasi Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK) bagi pelaku usaha mikro, itu merupakan salah satu upaya kita mempersiapkan sumber daya masyarakat di Kabupaten Mempawah," ujarnya belum lama ini.

Dia mengatakan keberadaan dua mega proyek tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif secara menyeluruh pada semua aspek kehidupan masyarakat Kabupaten Mempawah, baik aspek pembangunan, sosial kemasyarakatan, kesejahteraan dan terutama perekonomian rakyat.

"Sudah menjadi tanggung jawab seluruh komponen pemerintahan daerah untuk tanggap memikirkan dan mempersiapkan berbagai fasilitas dan aktifitas yang dapat dimanfaatkan para pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya, sehingga para pelaku usaha tersebut mampu berproduksi dengan baik, nyaman dan mampu bersaing," tuturnya.

Baca: AMPG Mempawah Usulkan Kader Muda Wakili Generasi Millenial di DPRD Kalbar

Baca: Komunitas Bersama Kita Melawar Salurkan Lagi Bantuan Kursi Roda di Kabupaten Mempawah

Baca: Sadaniang Terpilih Menjadi Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional di Kabupaten Mempawah

Ismail menekankan, bahwa prioritas dan sasaran pembangunan daerah di Kabupaten Mempawah sedang fokus pada upaya mendorong pengembangan UMKM, industri kecil dan menengah, serta koperasi. Salah satu caranya melalui peningkatan kualitas SDM melalui pelatihan-pelatihan dan penguatan modal usaha.

"Dengan pemberian pelatihan kewirausahaan bagi pelaku UMKM, saya harapkan dapat memberikan bekal bagi masyarakat untuk bekerja atau berwirausaha. Dengan demikian, semangat kewirausahaan dalam kehidupan masyarakat dapat berimbas pada berkurangnya tingkat pengangguran dan kemiskinan," pungkasnya.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved