Cerdasnya Konsumen Cegah Kosmetik Ilegal

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) gelar talkshow di Grand Mahkota Hotel pada Jumat (6/9/3019).

Cerdasnya Konsumen Cegah Kosmetik Ilegal
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Talkshow Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) pada Jumat (6/9/2019) di Ballroom Grand Mahkota Hotel. 

Cerdasnya Konsumen Cegah Kosmetik Ilegal

PONTIANAK - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) gelar talkshow di Grand Mahkota Hotel pada Jumat (6/9/3019).

Talkshow bertemakan "Kampanye Cerdas Menggunakan Kosmetik untuk Generasi Millenial" terkait dengan penggunaan kosmetik pada generasi millenial.

Acara kali ini dihadiri oleh Deputi II Bidang Pengawasa Obat Tradisional, Suplemen Makanan dan Kosmetik RI, Ketua Pardoski Pontianak, Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM), Direktur Pengawasan Kosmetik BBPOM RI, Putri Pariwisata Indonesia Kalbar, serta para pelajar dan mahasiswa.

Deputi II Bidang Pengawasa Obat Tradisional, Suplemen Makanan dan Kosmetik RI, Dra. Rr. Maya Gustina Andarini, Apt., M. Sc., menyampaikan sekarang jumlah kosmetik semakin meningkat dan dijual dengan berbagai cara, baik dengan konvensional maupun online.

Penjualan secara online kini cukup besar, sehingga banyak dmanfaatkan oleh pengusaha yang tidak mentaati peraturan. Melihat hal itu, BBPOM menggelar acara "Kampanye Cerdas Menggunakan Kosmetik untuk Generasi Millenial" sebagai upaya untuk mencerdaskan masyarakat.

"Masyarakat perlu dicerdaskan. Bagaimana dia melindungi dirinya dari kosmetik tidak sesuai standar. Jadi dia bisa memutuskan sendiri mana yang harus dibeli, kosmetik seperti apa, nah kita berikan informasinya tersebut," ungkapnya saat diwawancarai Tribun.

Baca: Susan Gracia Arpan Apresiasi Para Hadirin di Acara Kampanye Cerdas BBPOM

Baca: BBPOM Gelar Kampanye Cerdas Menggunakan Kosmetik untuk Generasi Millenial

Baca: Kampanyekan Keamanan Pangan, Lapak Informasi BBPOM di Pontianak Ramai Dikunjungi Warga

Dengan cerdasnya para konsumen, perlahan kosmetik ilegal yang marak dijual akan menurun jumlahnya. Selain mengedukasi Masyarakat, BBPOM juga melakukan intensifikasi aksi penertiban kosmetik ilegal. Dengan menguatkan sisi post market dan meningkatkan pemberdayaan masyarakat, maka semuanya akan berjalan beriringan. (Rizki Fadriani)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved