Raih 18 Kursi, Perindo Kalbar Iuran Guna Besarkan Partai

Yovid Halim mengungkapkan jika pihaknya akan bekerja maksimal dan melakukan berbagai upaya

Raih 18 Kursi, Perindo Kalbar Iuran Guna Besarkan Partai
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIDHO PANJI PRADANA
Ketua DPW Perindo Kalbar, Yovid Halim 

Raih 18 Kursi, Perindo Kalbar Iuran Guna Besarkan Partai

PONTIANAK - Ketua DPW Perindo Kalbar, Yovid Halim mengungkapkan jika pihaknya akan bekerja maksimal dan melakukan berbagai upaya untuk membesarkan partai agar raihan 18 kursi pileg 2019 dapat meningkat.

Satu diantaranya, ialah dengan melakukan iuran guna operasional dan mesin partai didaerah.

Sebagai partai baru yang bertarung, Yovid mengaku puas dengan raihan para kadernya yang juga mampu bersaing.

"Targetnya tentu kita mau banyak, karena memang hasil yang kita dapat faktanya begitu ya kita terima, dan dimana ada kelemahan dan kesalahan tentu kita memperbaiki yang akan datang, dan ini sudah maksimal," bebernya,(05/09/2019) disela-sela Pembekalan Caleg Perindo di Hotel 95 Pontianak.

Diterangkan dia, total raihan kursi Perindo berasal dari sembilan Kabupaten di Kalbar.

Baca: Duo Manjakani Live di Fanpage TribunPontianak Interaktif

Baca: Tiga BUMN, Askrindo, Perum Perindo dan PTPN XIII Gelar Jalan Sehat di Mempawah

Baca: Kolaborasi Tiga BUMN Askrindo Perum Perindo dan PTPN XIII Gelar Upacara HUT RI 74 di SMAN 1 Mempawah

Kesembilan daerah itu dengan rincian Sambas dapat 1 kursi, Bengkayang dapat 3 kursi sekaligus satu fraksi, Landak 2 kursi, Ketapang 2 kursi, Kayong Utara 2 kursi, Sanggau 2 kursi, Sekadau 2 kursi, Melawi 2 kursi, Sintang 1 kursi.

Serta untuk DPRD Provinsi berasal dari dapil Sintang, Melawi, Kapuas Hulu 1 kursi.

Lebih lanjut, Yovid menegaskan jika dalam pembekalan yang dilaksanakan pihaknya disampaikan terkait komitmen loyalitas caleg terpilih terhadap partai dan juga DPD masing-masing.

"Tentu ada aturan dari partai wajib iuran membantu dan membesarkan masing-masing DPD yang mempunyai dewan. Disamping itu memang kita tegaskan bahwa kita hari ini memberikan pembekalan pada caleg terpilih supaya bisa menjaga lumbung suara yang terpilih, harus komitmen, jangan hanya lupa, tidak bisa, karena itu ada sanksinya, supaya lain kali maju kembali akan lebih baik daripada hari ini," jelasnya.

Sementara terkait besarannya, Yovid mengungkapkan tentu berdasarkan kemampuan para dewan.

"Kalau masalah iuran itu adalah masing-masing Kabupaten mulai dari dewan diwajibkan karena untuk membantu operasional partai di Kabupaten. Relatif (jumlah, red) karena menyangkut APBD masing-masing Kabupaten beda," tukasnya.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved