Pasca Kebakaran, Atbah Temui Warga Korban Kebakaran Pemangkat

Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili, mengatakan beberapa hari yang lalu, pihaknya telah melakukan pertemuan

Pasca Kebakaran, Atbah Temui Warga Korban Kebakaran Pemangkat
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Pasca Kebakaran, Atbah Temui Warga Korban Kebakaran Pemangkat 

Pasca Kebakaran, Atbah Temui Warga Korban Kebakaran Pemangkat

SAMBAS - Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili, mengatakan beberapa hari yang lalu, pihaknya telah melakukan pertemuan dengan perwakilan dari korban kebakaran di pasar Pemangkat.

Atbah menuturkan, pertemuan itu dilakukan dalam rangka mengetahui apa saja kendala yang di hadapi oleh korban kebakaran di pemangkat.

"Pertemuan itu, untuk mengetahui hambatan dan keluhan dari para korban kebakaran di Pemangkat. Dari pertemuan tersebut akan ditindaklanjuti secepatnya dengan memberikan bantuan logistik dan alat berat," ujarnya, Kamis (5/9/2019).

Ia mengungkapkan, dalam pertemuan itu ada permintaan dari masyarakat agar di sediakan alat berat untuk mengangkat sisa-sisa puing bangunan kebakaran.

"Ada permintaan bantuan alat berat untuk mengangkat puing sisa kebakaran, kami akan memberikan bantuan kepada korban, sesuai tugas fungsi wewenang kami sebagai pemerintah Kabupaten Sambas," ungkapnya.

Baca: Satgas Yonmek 643 Gelar Pengobatan Gratis Bagi Warga Perbatasan

Baca: Bupati Rupinus Serahkan Bantuan Logistik Kepada Kardus Korban Kebakaran Asal Tapang Semadak

Baca: Satgas Gabungan di Belitang Sisir Hutan dan Lahan Rawan Kebakaran, Cegah Karhutla

Hal yang tidak kalah penting kata Atbah, adalah untuk dipercepat bantuan logistik.

"Insyaallah akan kami berikan dan juga ekskavator jadi mendesak, karena terkait dengan upaya untuk mengevakuasi bahan bangunan yang tidak berfungsi lagi," kata Bupati.

Untuk itu, ia meminta kepada Camat Pemangkat dan Polsek untuk kerja kolektif. Terutama berkaitan dengan dokumen-dokumen yang di perlukan.

Kedepan, Atbah juga berjanji akan melakukan normalisasi sungai di wilayah pemangkat.

"Apa yang menjadi kebutuhan mendasar, terkait dengan urusan dokumen kemudian surat penting dan nantinya izin IMB jika membangun kembali," katanya.

"Saya pikir dalam waktu dekat ini ada logistik dan fasilitas yang bisa kami berikan termasuk kedepan normalisasi sungai," tutupnya.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved