Thailand Bakal Denda Orangtua Siswa yang Anaknya Pakai Rok Pendek Belasan Juta hingga Penjara

Thailand Bakal Denda Orangtua Siswa yang Anaknya Pakai Rok Pendek Belasan Juta hingga Penjara

Thailand Bakal Denda Orangtua Siswa yang Anaknya Pakai Rok Pendek Belasan Juta hingga Penjara
(Facebook/Screengrab via Asia One)
Ilustrasi seragam sekolah pendek di Thailand yang kini dianggap ilegal. 

Thailand Bakal Denda Orangtua Siswa yang Anaknya Pakai Rok Pendek Belasan Juta hingga Penjara

BANGKOK - Thailand dilaporkan melakukan pembaruan atas salah satu peraturannya, di mana seragam sekolah minim bagi murid putri bakal menjadi hal ilegal.

Dalam pembaruan UU Perlindungan Anak 2003 yang diumumkan pekan lalu (30/8/2019), terdapat ketentuan spesifik bahwa seragam sekolah harus dibuat secara pantas.

Baca: BARU 23 Tahun, 3 Pemuda-pemudi Ini Lolos Anggota DPR RI, Satu Anak Bupati, Berikut Ini Profilnya?

Dikutip dari Kompas.com dari ThaiExaminer.com via Asia One Rabu (4/9/2019), peraturan itu bertujuan mengekang tren pakaian minim dan rok pendek di kalangan murid putri.

Meski begitu, tidak ada ketentuan seperti apa seragam sekolah yang dianggap "cabul" itu.

Peraturan itu hanya memuat ancaman hukuman yang dijatuhkan.

Baca: Kerap Tampil Seksi, Penampilan Irish Bella Istri Ammar Zoni Disorot, Eks Giorgino Abraham Hijrah?

Berdasarkan aturan yang diperbarui, orangtua dari murid yang ketahuan mengenakan pakaian pendek bakal didenda hingga 30.000 baht, atau Rp 13 juta, bahkan hukuman penjara.

Ini merupakan pembaruan pertama sejak 2005, dengan kementerian pendidikan Thailand menyatakan UU itu dimaksudkan untuk era dan masyarakat yang lebih modern.

Langkah kementerian untuk meningkatkan aturan soal seragam sekolah terjadi di tengah negara lain yang mengizinkan siswanya memilih seragam yang diinginkan.

Baca: VIDEO: Santika Kandaskan Juara Bertahan Gramedia

Apalagi, penelitian memaparkan insiden penyerangan seksual kecil kaitannya dengan pakaian perempuan. Anggapan perempuan diserang karena berpakaian minim dianggap mitos.

(*)

Editor: Haryanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved