RPJMD Melebihi Target, Ria Norsan: Sanksi Tidak Dapat Tunjangan 6 Bulan Menanti

Kepala OPD dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Mempawah yang terlibat dalam pembangunan dan program

RPJMD Melebihi Target, Ria Norsan: Sanksi Tidak Dapat Tunjangan 6 Bulan Menanti

MEMPAWAH - Kepala OPD dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Mempawah yang terlibat dalam pembangunan dan program kerja jangka menengah tahun 2020-2024 terancam tidak mendapatkan tunjangan selama enam bulan.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Gubernur Kalbar, Ria Norsan saat menghadiri Musrenbang penyusunan RPJMD Kabupaten Mempawah tahun 2020-2024, di Kantor Bupati Mempawah, Selasa (3/9/2019).

Menurut Ria Norsan, dalam penyusunanya, RPJMD tidak boleh melebihi jangka waktu yang ditentukan yakni enam bulan.

Baca: Singgung Soal Desa Mandiri, Ria Norsan: Kita Intip Sudah Ada 86 Desa Siap Menyandang Status Mandiri

Baca: Polsek Seluas Amankan Pria Bawa Makanan dan Sayur Ilegal Diduga Asal Malaysia

Baca: Ria Norsan Minta RPJMD Kabupaten Mempawah Harus Selaras dengan Pemprov dan Pusat

"Dalam penyusunannya RPJMD Kabupaten Mempawah ini tidak boleh melebihi target yang telah ditentukan, dan itu tidak boleh melebihi 6 bulan, dan itu harus tuntas, kalau tidak tuntas, maka akan ada sanksi, berupa tidak mendapatkan tunjangan selama 6 bulan," tukasnya.

Kendati demikian, Ria Norsan yang pernah menjabat sebagai Bupati Mempawah dua periode itu yakin kalau Bappeda bisa merealisasikan RPJMD yang disusun.

"Tapi saya yakin ini bisa terselesaikan sebab saya percaya kepada Bappeda biasanya kerja mereka cepat," tutupnya.

Cek 10 Berita Pilihan Tribun Pontianak di Whatsapp Via Tautan Ini: Tribun Pontianak Update

Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved