Ustadz Abdul Somad
Ustadz Abdul Somad Jelaskan Maksud Perempuan Diciptakan dari Tulang Rusuk Laki-laki
Ustadz Abdul Somad Jelaskan Maksud Perempuan Diciptakan dari Tulang Rusuk Laki-laki...
Penulis: Nasaruddin | Editor: Nasaruddin
Ustadz Abdul Somad menjelaskan maksud dari perempuan yang diciptakan dari tulang rusuk laki-laki.
Hal itu disampaikan Ustadz Abdul Somad setelah mendapat pertanyaan dari peserta Kajian Musawarah mengenai poligami.
Pertanyaan yang disampaikan seorang akhwat itu berkaitan dengan Hawa yang diciptakan dari tulang rusuknya Nabi Adam AS.
Terkait dengan poligami, jika seseorang menikah sampai empat, UAS ditanya, sisa tulang rusuknya dari mana?
"Kemudian, kalau memang diperbolehkan asal bisa adil, ini menurut Alquran sendiri tolak ukurnya bagaimana?," tanya peserta kajian.
Menjawab hal itu, Ustadz Abdul Somad mengatakan, pertama bahwa hadits tentang perempuan diciptakan dari tulang rusuk bermakna kiasan.
"Tulang rusuk melindungi jantung. Perempuan itu tulang rusuk. Laki-laki itu jantung. Maka perempuan yang melindungi laki-laki," kata UAS.
Baca: Ustadz Abdul Somad Jawab Soal Poligami & Makna Tulang Rusuk, UAS: Ibu-ibu Jangan Takut dan Khawatir
Baca: Baru Nikahi Cut Meyriska, Roger Danuarta Minta Hal Ini ke Ustadz Abdul Somad (UAS)
Baca: Ustadz Abdul Somad (UAS) Ungkap Sosok Penghinanya yang Kemudian Memilih Masuk Islam
Baca: Ustadz Abdul Somad Dapat Pesan dari Jemaah, UAS: Saya Tak Pernah Khawatir dengan Lidah Saya
"Makanya dalam Alquran disebutkan perempuan menjadi pakaian bagi laki-laki. Menutupi segala cacat dan aib kekurangannya," lanjut Ustadz Abdul Somad.
"Jadi jangan dipahami tekstual. Lalu sebelum nikah minta surat catatan dokter berapa yang hilang tulang rusuknya," kata UAS.
Kedua, Nabi Muhammad SAW menikah dengan Khadijah monogami 25 tahun.
Baru poligami sekitar 10 atau 12 tahun.
"Mana yang lebih lama? Monogami," kata Ustadz Abdul Somad.
Ustadz Abdul Somad melanjutkan jawabannya, yang ketiga mengenai QS Annisa ayat 3.
Ayat itu berisi tentang menikahi perempuan dua, tiga dan empat.
UAS menegaskan ayat itu menyuruh untuk mengurangi.