Merasa Difitnah dengan Pemberitan Aktifitas PETI, Kades Mandor Lapor Polisi

Tidak terima namanya disebut dalam pemberitaan berjudul Pertambangan Ilegal Diduga Babat Hutan Produksi dan Hutan Lindung Desa Mandor

Merasa Difitnah dengan Pemberitan Aktifitas PETI, Kades Mandor Lapor Polisi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Nur Imam Satria
Kades Mandor datanggi Polsek Mandor untuk melaporkan berita yang menurutnya fitnah yang ditayangkan oleh media online Beritatrends 

Merasa Difitnah dengan Pemberitan Aktifitas PETI, Kades Mandor Lapor Polisi

LANDAK - Tidak terima namanya disebut dalam pemberitaan berjudul Pertambangan Ilegal Diduga Babat Hutan Produksi dan Hutan Lindung Desa Mandor Cerminan Dugaan Lemahnya Supermasi Hukum yang diterbitkan media online eritatrends pada 1 September 2019.

Kepala Desa (Kades) Mandor Robertus Haryanto mendatangi Polsek Mandor, karena keberatan merasa difitnah dan berkordinasi untuk membuat laporan di Polsek Mandor pada Senin (2/9/2019).

Kapolsek Mandor Iptu Anuar Syarifudin langsung merespon dan menggandeng nara sumber berita dari media online tersebut yakni PD Als Pak Dewi Als Budiharto, warga Dusun Pempadang, Desa Kayuara, Kecamatan Mandor.

Dari keterangan PD bahwa yang bersangkutan tidak pernah mengatakan kepada pihak mana pun termasuk wartawan media online Beritatrends, bahwa ia telah memberikan iuaran atau sumbangan kepada Kepala Desa Mandor mau pun Kepala Dusun, bahkan ia siap dikonfrontir.

Menanggapi kejadian ini, Kapolsek Mandor mengaku sangat terkejut, karena permasalahan adanya Penambang Emas Tanpa Ijin (PETI) di daerah Dusun Kopiang, Desa Mandor, Kecamatan Mandor telah ditindak lanjuti oleh personilnya dengan dasar laporan informasi dari Bhabinkamtibmas Brigadir Dingin Siahaan.

Baca: Bahas PETI, Kapolsek Subah Laksanakan Tatap Muka Dengan Warga

Baca: Astra Motor Pontianak Gelar Kompetisi Siswa dan Guru SMK Binaan Astra Honda yang ke-10

Baca: Tim Ujik Petik Kodiklat Kunjungi Kodim Singkawang

Dimana pelaku dugaan aktifitas PETI di Dusun Kopiang tersebut telah diambil keterangannya, dan dibuatkan pernyataan untuk tidak lagi melakukan aktifitas PETI.

"Kami tidak pernah melakukan pembiaran aktifitas illegal, bahkan pelaku semuanya sudah kita panggil ke Polsek Mandor dan buat pernyataan," ungkap Kapolsek.

Sementara itu Kades Mandor Robertus Haryanto merasa sangat keberatan atas pemberitaan dari Beritatrends yang tanpa konfirmasi terlebih dahulu. Serta terkesan dilakukan sepihak tanpa bukti dan fakta yang sebenarnya.

"Saya merasa difitnah, karena tidak pernah menerima sepeser pun dari kegiatan PETI di Dusun Kopiang, Desa Mandor, Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak," kata Kades.

Ia juga akan melakukan penuntutan, baik pidana dan perdata. "Karena menyangkut kredebelitas saya sebagai Kepala Desa Mandor," tegasnya.

Kemudian masih dari keterangan Kapolsek Mandor, hari ini rencananya sipembuat berita di Beritatrends akan dilakukan pemanggilan. "Rencananya hari ini kita minta keterangan," tutup Kapolsek.

Cek 10 Berita Pilihan Tribun Pontianak di Whatsapp Via Tautan Ini: Tribun Pontianak Update

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved