Kalbar Dipilih Presiden RI Untuk Penyerahan TORA Pertama di Wilayah Kalimantan

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya bersama Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) H. Sutarmidji meninjau beberapa lokasi

Kalbar Dipilih Presiden RI Untuk Penyerahan TORA Pertama di Wilayah Kalimantan
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya bersama Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) H. Sutarmidji meninjau lokasi Taman Digulis Pontianak untuk penyerahan sertifikat TORA (Tanah Objek Reporma Agraria) , minggu (1/8/2019) 

Kalbar Dipilih Presiden RI Untuk Penyerahan TORA Pertama di Wilayah Kalimantan

PONTIANAK - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya bersama Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) H. Sutarmidji meninjau beberapa lokasi dalam untuk penyerahan sertifikat TORA (Tanah Objek Reporma Agraria) yang direncanakan akan diberikan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo yang direncanakan pada kamis 5 September 2019.

Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji mengatakan melalui TORA ini tanah hutan kemudian di serahkan kepada masyarakat dan jumlahnya cukup banyak.

Selain itu juga ada tanah Hutan Adat yang lalu sudah pernah diserahkan langsung Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji sebanyak 1185 Sertifikat Tanah secara simbolis kepada warga di Desa Ketemenggungan Tae, Kecamatan Balai, Kabupaten Sanggau.

"Sekarang ini kalau tidak salah ada 5 atau 6 desa, tanah masyarakat adat yang akan diserahkan juga. Tapi kepemilikannya komunal yang terdiri dari beberapa KK ," ujarnya kepada Tribun Pontianak saat menerima kedatangan Jamaah Haji Kalbar yang baru tiba di Pontianak, minggu (1/8/2019).

Ia mengatakan bahwa tanah yang akan diserahkan oleh Jokowi sebanyak 80 ribu untuk se Kalimantan dan di Kalbar sendiri ia belum mengetahui jumlahnya berapa.

Baca: FOTO: Kunker Mentri LHK Siti Nurbaya Bakar ke Pontianak ke lokasi Penyerahan Hasil Tora

Baca: Kunjungan Kerja Ke Kalbar, Ini Pesan Menteri LHK RI Siti Nurbaya Terkait Karhutla

"Tapi kalau kita lihat pilihan penyerahan pertamanya di Kalbar tentu mungkin karena Kalbar ada perhatian khusus atau mungkin jumlahnya lebih banyak di Kalbar. Hal ini juga dalam rangka mendukung perpindahan ibu kota negara ke Kalimantan," ujarnya.

"Kita bersyukur karena Presiden RI telah menunjukan perhatiannya pada Kalbar .
Sekalipun ibu kota pindah ke Kaltim yang jelas Kalbar harus mengambil nilai tambah dari keberadaan ibu kota negara yang pindah ke Kaltim ," ujarnya.

Ia mengatakan bahwa Kapuas Hulu akan menjadi daerah yang paling dekat dengan ibu kota yang baru.

Ia mengatakan bahwa setelah dilakukan peninjauan lokasi bersama Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya untuk penyerahan Tora belum ditetapkan tempatnya dimana.

"Tapi yang lebih menariknya di taman Digulis di tempat Track yang ada pohonnya. Karena presiden kita lebih suka tempat yang banyak pohon dan hutannya mungkin karena latar belakang beliau dari Insinyur kehutanan. Tapi Alun-Alun kapuas juga bagus viewnya menghadap sungai ," pungkasnya.

Cek 10 Berita Pilihan Tribun Pontianak di Whatsapp Via Tautan Ini: Tribun Pontianak Update

Penulis: Anggita Putri
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved