Persatuan Terapis Gigi dan Mulut Indonesia di Kalbar Gelar Musda V, Dukung Indonesia Bebas Karies

Pemerintah Indonesia sendiri, telah mencanangkan melalui kementrian kesehatan bahwa pada 2030 Indonesia akan bebas karies.

Persatuan Terapis Gigi dan Mulut Indonesia di Kalbar Gelar Musda V, Dukung Indonesia Bebas Karies
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FERRYANTO
Kepala Dinas kesehatan Provinsi Kalbar saat berikan Sambutan di Musda ke V Persatuan Terapis Gigi dan Mulut Indonesia di Hotel Ibis Pontianak, Jumat (30/8/2019). Tribun Pontianak Ferryanto 

Persatuan Terapis Gigi dan Mulut Indonesia di Kalbar Gelar Musda V, Komit Dukung Indonesia Bebas Karies

PONTIANAK - Persatuan Terapis Gigi dan Mulut Indonesia (PTGMI) wilayah Kalimantan Barat menggelar musyawarah daerah ke V nya di hotel Ibis Pontianak yang terletak di Jalan A Yani Pontianak, Jumat (30/8/2019).

Pada musyawarah Daerah di hadiri langsung oleh ratusan terapis gigi dan mulut yang terdiri dari dokter gigi dan perawat gigi dari seluruh wilayah Kalimantan Barat.

Kepala Dinas Provinsi Kalimantan Barat Dr Harisson, M.kes. yang hadir langsung dalam kegiatan ini berharap dengan kegiatan musda ini pihak PTGMI memiliki berbagai program yang dapat membantu meningkatkan kesehatan masyarakat Kalbar.

Serta dapat membantu secara langsung menurunkan angka stunting di Kalbar.

Menurutnya, penyakit mulut merupakan sumber awal penyakit lain bermunculan.

Baca: Penyandang Karies Gigi di Kalbar Tinggi di Indonesia, DPD PTGMI Kalbar Harap Kerjasama Pemda

Baca: Plt Kadinkes Harap DPC PTGMI Kubu Raya Ikut Berkontribusi Atasi Masalah Kesehatan Gigi dan Mulut

"Diharap dengan kegiatan musda ini PTGMI punya program kerja yang mengigit ya, karena di Kalbar ini menurut data tahun 2018 ini data dari kementrian itu baru 6 sampai 8 persen penduduk di Kalbar ini yang tau jadwal kapan dia harus gosok gigi, ini kan tantangan, semua sudah tau harus gosok gigi, tetapi hanya 6 sampai 8 persen Kapau tau harus gosok gigi, dan ini sebetulnya peran dari Semua terapis gigi di Kalbar ini untuk meningkatkan angka itu, selain itu diperlukan juga peran dari teman - teman ini dalam menurunkan stunting, Karena stunting itu mulainya juga bisa berasal dari penyakit dari mulut," paparnya.

Kemudian, Epi Nopiah Ketua Umum PTGMI berharap pada Musda ke V ini, para anggota terapis gigi dan mulut yang ada di wilayah Kalimantan Barat dapat memberikan penyadaran kepada seluruh masyarakat tentang cara meningkatkan kesehatan gigi dan mulut.

Karena, bila kesehatan mulut terganggu maka akan turut mempengaruhi sistem tubuh yang lain, terlebih bagi anak - anak dapat menyebabkan stunting.

"Kami mengajak teman - temen terapis gigi dan mulut bahwa untuk membuat masyarakat harus tau bagaimana Meningkatkan kesehatan gigi dan mulut, anak - anak stunting, kurang gizi, itukan faktor makanan, dan makanan itukan lewat mulut, Jadi kalau giginya rusak, anaknya tidak sehat, pasti anak itu tidak mau makan, dengan tidak makan kurang gizi, dengan tidak makan ibu hamil bayinya berat badannya rendah, kalau mulutnya sehat pasti yang dimakan enak, dan badan juga sehat,"paparnya.

Baca: DPC PTGMI Kubu Raya Gelar Berbagai Agenda di Muscab, Baksos Hingga Pelantikan Ketua

Baca: Penyandang Karies Gigi di Kalbar Tinggi di Indonesia, DPD PTGMI Kalbar Harap Kerjasama Pemda

Halaman
12
Penulis: Ferryanto
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved