17 Diplomat Senior Indonesia Melacak Jejak dan Menyigi Proyeksi Silk Road Tiongkok dari Dekat

17 Diplomat Senior Indonesia Melacak Jejak dan Menyigi Proyeksi Silk Road Tiongkok dari Dekat

17 Diplomat Senior Indonesia Melacak Jejak dan Menyigi Proyeksi Silk Road Tiongkok dari Dekat
Windu Setiyoso/IST
Direktur Sesparlu menyerahkan cindera mata wayang golek kepada kepala BKPMD Provinsi Shaanxi 

Citizen Reporter

Windu Setiyoso
Peserta Sekolah Staf dan Pimpinan Kementerian Luar Negeri

Melanjutkan anjangsana dan kunjungan ke negeri Tiongkok, sebanyak 17 diplomat senior Indonesia dengan dipandu Dr. June Kuncoro Hadiningrat selaku Direktur Sesparlu Pusdiklat Kemenlu telah mengunjungi kota Xi'an yang merupakan ibu kota provinsi Shaanxi, di Tiongkok Tengah.

Xi'an merupakan kota kuno yang pernah menjadi ibu kota bagi 13 dinasti kuno Tiongkok sejak dinasti Qin dan 73 kaisar sejak 2200 tahun yang lalu dan merupakan awal dari rute perdagangan jalur sutera yang menghubungkan Tiongkok dan Timur Tengah serta Eropa di masa lalu.

Pada hari pertama di kota Xi'an, rombongan diplomat senior Kemlu berkunjung ke perusahaan teknologi IT Global Tone Communication yang bergerak di bidang penerjemahan bahasa dan pemanfaatan big data.

Di awal tahun 70'an, mereka menerjemahkan berbagai naskah produk Dewan Keamanan dan Majelis Umum PBB.

Direktur Sesparlu mendengar penjelasan dari perwakilan perusahaan IT berbasis big data Global Tone Communication
Direktur Sesparlu mendengar penjelasan dari perwakilan perusahaan IT berbasis big data Global Tone Communication (Windu Setiyoso/IST)

Produk perusahaan ini berbentuk “aplikasi translasi” yang dapat menerjemahkan bahasa Tiongkok ke dalam 6 bahasa asing lainnya dan sebaliknya.

Sayangnya, bahasa Indonesia belum termasuk bahasa yang telah masuk kedalam aplikasi mereka.

Rombongan berkesempatan pula berkunjung ke Pelabuhan Darat (inland port) Internasional Xi'an yang saat ini menjadi pelabuhan awal dari jalur sutera modern yang dikembangkan oleh pemerintah Tiongkok dengan memanfaatkan moda tranportasi modern berupa jalur kereta kargo.

Kereta ini yang menghubungkan antara Tiongkok dengan negara negara di Asia Tengah seperti Kazakhstan, Tajikistan, Rusia
dan Eropa, Jerman, Belgia,Polandia, Rusia, Hungaria, Latvia, Finlandia, Italia.

Halaman
12
Penulis: Nasaruddin
Editor: Nasaruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved