Modus Tawarkan Kencan, Sindikat Pemeras Kuras Habis Harta Korban

Sat Reskrim Polresta Pontianak berhasil mengungkap kasus sindikat pemerasan yang meresahkan masyarakat.

Modus Tawarkan Kencan, Sindikat Pemeras Kuras Habis Harta Korban
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIVALDI ADE MUSLIADI
Sindikat pemerasan dengan kekerasan yang berhasil dibekuk Jatanras Sat Reskrim Polresta Pontianak. Saat ini 8 orang telah berhasil ditangkap, sedangkan 7 lainnya masih diburu dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). 

Modus Tawarkan Kencan, Sindikat Pemeras Kuras Habis Harta Korban

PONTIANAK - Sat Reskrim Polresta Pontianak berhasil mengungkap kasus sindikat pemerasan yang meresahkan masyarakat.

Saat ini, 8 dari 15 orang telah berhasil dibekuk, sementara 7 orang lainnya masih diburu dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Hal itu diungkapkan oleh Kapolresta Pontianak AKBP Ade Ary Syam Indradi saat memimpin press rilis didampingi oleh Kasat Reskrim Polresta Pontianak AKP Rully Robinson Polii, di Mapolresta Pontianak, Kamis (29/8).

Bahkan, 3 orang diantaranya yang berhasil dotangkap terpaksa mendapat hadiah timah panas oleh polisi, dikarenakan berusaha melawan petugas dan sempat berusaha melarikan diri saat hendak ditangkap.

Kapolresta Pontianak AKBP Ade Ary mengatakan, terungkapnya kasus pemerasan ini beraswal dari laporan korban, yang telah diperas hartanya oleh sindikat pemerasan tersebut.

Awalnya, lanjut dia, hanya satu korban yang melaporkan hal tersebut namun pada keesokan harinya ada korban kedua yang datang melaporkan kasus yang sama.

Baca: PROSTITUSI Terselubung di Ambalat Pontianak hingga Pria Hidung Belang jadi Korban Pemerasan PSK

Baca: Polisi Masih Buru 3 Dari 8 Pelaku Pemerasan Dengan Kekerasan

Baca: Pelajar Asal Singkawang Jadi Korban Kapal Hilang MV Nur Allya, Orangtua Harap Tak Terjadi Hal Buruk

"Jadi modus yang digunakan para sindikat ini adalah dengan menawarkan diri untuk berkencan, yang dilakukan oleh pelaku wanita di sebuah gang buntu. Setelah sampai, pelaku lainnya datang dan berpura-pura mengaku sebagai suami dari si wanita tadi. Sehingga para pelaku yang kain juga datang dan langsung melakukan pemerasan terhadap korban," ungkap Ade Ary.

"Kasus ini menjadi perhatian masyarakat kasus yang diungkap adalah sindikat pemerasan. Kelompok mereka ini sampai dengan saat ini ada 15 orang, 8 orang sudah kami amankan, dan 7 orang DPO," sambungnya.

Dari 8 orang yang telah dibekuk, 2 diantaranya adalah perempuan. Bahkan satu diantara 2 perempuan itu pernah menjalani hukuman dengan kasus pencurian kendaraan bermotor.

Halaman
12
Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved