SEJARAH, Keistimewaan, Amalan, Doa Awal & Akhir Tahun Baru Hijriyah, 1 Muharram / Suro

SEJARAH, Keistimewaan, Amalan, Doa Awal & Akhir Tahun Baru Hijriyah, 1 Muharram / Suro

SEJARAH, Keistimewaan, Amalan, Doa Awal & Akhir Tahun Baru Hijriyah, 1 Muharram / Suro
YouTube
SEJARAH, Keistimewaan, Amalan, Doa Awal & Akhir Tahun Baru Hijriyah, 1 Muharram / Suro 

1. Patokan

Dilansir Grid.ID dari Kompas.com, sistem penanggalan di kalender hijriyah dibuat dengan patokan perubahan fase bulan.

Perubahan fase itu dilihat dari penampakan hilal (bulan sabit tipis) ke hilalberikutnya.

Baca: Wabup Sanggau Sambut Kedatangan Jamaah Haji di Masjid Agung Al-Muawanah

Untuk kalender masehi, penanggalan dibuat dengan patokan peredaran bumi mengelilingi matahari.

Bumi yang mengelilingi Matahari dari satu titik yang disebut solstis atau equinox.

2. Kegunaan

Mengutip Intisari dari segi kegunaan, kalender masehi umumnya digunakan di seluruh dunia untuk kepentingan administrasi, sedangkan kalender hijriyah untuk keperluan ritual agama dan tradisi.

3. Jumlah Hari

Sama-sama terdiri dari 12 bulan, dua kalender ini memiliki jumlah hari yang berbeda.

Dilansir Grid.ID dari Intisari, satu tahun dalam kalender hijriyah berjumlah 354 hari atau 355 hari untuk tahun kabisat.

Baca: PDAM Tirta Pancur Aji Sanggau Harus Ada Pengawasan, Seleksi Dewas Digelar

Halaman
1234
Penulis: Haryanto
Editor: Haryanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved