SEJARAH, Keistimewaan, Amalan, Doa Awal & Akhir Tahun Baru Hijriyah, 1 Muharram / Suro

SEJARAH, Keistimewaan, Amalan, Doa Awal & Akhir Tahun Baru Hijriyah, 1 Muharram / Suro

SEJARAH, Keistimewaan, Amalan, Doa Awal & Akhir Tahun Baru Hijriyah, 1 Muharram / Suro
YouTube
SEJARAH, Keistimewaan, Amalan, Doa Awal & Akhir Tahun Baru Hijriyah, 1 Muharram / Suro 

Pasalnya, hari itu adalah hari di mana Nabi Muhammad SAW membawa Islam menjadi agama yang berjaya.

Peristiwa hijrah menjadi kebangkitan Islam yang mengandung semangat perjuangan untuk menjadi umat yang lebih baik lagi.

Karenanya, umat Islam diharapkan bisa memaknai Tahun Baru Islam dengan sebaik mungkin.

Menurut Nu.or.id, cara terbaik memaknai hari itu ialah dengan memperbanyak doa kepada Allah.

Menurut Habib Umar, jika tahun baru masehi biasanya dihabiskan dengan kegiatan foya-foya, Tahun Baru Islam harus dimaknai secara berbeda.

Baca: Rumah Seorang Warga di Desa Nanga Suruk Hangus Terbakar, Kapolsek Bunut Hulu Datangi Lokasi

Umat islam harus memperbanyak doa untuk memperbaiki diri ke depannya.

4 Hal Pembeda Kalender Masehi dan Kalender Hijriyah

Masyarakat muslim Indonesia akan menyambut tahun baru Islam yang jatuh di kalender Masehi pada 1 September 2019 dan memasuki tahun di kalender Hijriah.

Pembeda kalender masehi dan kalender hijriah tentu saja menjadi pegetahuan yang sesuai dalam rangka kita sambut tahun baru Islam.

Menyambut tahun baru hijriah, simak pembeda antara kalender masehi dan kalender hijriah.

Halaman
1234
Penulis: Haryanto
Editor: Haryanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved