Penyuluhan Kesehatan dan Deteksi Dini Depresi pada Diabetes dengan Luka Kaki Diabetik

Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan (STIK) Muhammadiyah Pontianak menggelar mengadakan Penyuluhan Kesehatan dan Seteksi Dini

Penyuluhan Kesehatan dan Deteksi Dini Depresi pada Diabetes dengan Luka Kaki Diabetik
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Foto bersama Dosen STIK Muhamadiyah pada kegiatan Penyuluhan Kesehatan dan Deteksi Dini Depresi pada Diabetes dengan Luka Kaki Diabetik, di RSUD Soedarso Pontianak. (Istimewa) 

Penyuluhan Kesehatan dan Deteksi Dini Depresi pada Diabetes dengan Luka Kaki Diabetik

Citizen Reporter
Kepala Pusat Humas, Promosi dan PMB STIK Muhammadiyah Pontianak
Ns. Usman, M.Kep

PONTIANAK - Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan (STIK) Muhammadiyah Pontianak menggelar mengadakan Penyuluhan Kesehatan dan Seteksi Dini Depresi pada Diabetes dengan Luka Kaki Diabetik.

Penyulugan ini dilakukan langsung oleh dosen STIK Muhammadiyah Pontianak, Uji Kawuyan dan Hidayah bekerjasama dengan Poli Luka RSUD Dr.Soedarso Pontianak serta dibantu oleh 3 mahasiswa prodi ners.

Dosen STIK Muhammadiyah Pontianak, Hidayang mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan penelitian yang dilakukan sebelumnya.

Baca: Mahasiswa STIK Muhammadiyah Ajarkan Anak PAUD Mutiara Cara Gunakan Masker yang Baik dan Benar

Baca: Presentasi KIPP Hari ke-10 KemenPANRB, Edi Kamtono Kenalkan Inovasi Cegah Diabetes

Baca: Galih Ginanjar Pernah Ingin Bunuh Diri, Depresi Hingga Suka Mengunci Diri di Kamar

"Dimana didapatkan data bahwa stress psikologis (depresi) didalam diri diabetesi (orang dengan diabetes) dapat berdampak pada gangguan kontrol gula darah yang pada akhirnya berpengaruh pada proses penyembuhan luka kaki diabetik," ujar Hidayah, Kamis (29/08/19).

Dalam pelaksanaannya, lanjut Hidayah kegiatan diawali dengan pemeriksaan GDS dan tekanan darah, setelah itu dilakukan skrining depresi pada diabetesi dan penyuluhan kesehatan tentang depresi.

"Dimana peserta adalah keluarga dan pasien diabetesi dengan luka kaki diabetik," ungkapnya.

Lebih jauh, Hidayah mengungkapkan bahwa antusias peserta tinggi dengan adanya kegiatan ini, karena mereka mendapatkan tambahan pengetahuan tentang depresi dan pencegahannya.

"Tak hanya itu kegiatan ini juga disambut baik oleh kepala ruang dan perawat poli luka RSUD Dr. Soedarso Pontianak, serta mendukung penuh kegiatan ini," tutup Hidayah.

Cek 10 Berita Pilihan Tribun Pontianak di Whatsapp Via Tautan Ini: Tribun Pontianak Update 

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved