Gubernur Ridwan Kamil Bahas Perpindahan Ibu Kota Jabar, Ini 3 Lokasi Yang Diusulkan

Mana yang mau dipilih itu nanti berdasar kajian. Karena itu, kami minta dan tidak kami cantumkan dalam RTRW.

Gubernur Ridwan Kamil Bahas Perpindahan Ibu Kota Jabar, Ini 3 Lokasi Yang Diusulkan
Humas Pemprov Jabar
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat Rapat Paripurna DPRD Pengesahan APBD Perubahan 2019 dan Pengesahan Raperda menjadi Perda di Gedung DPRD Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (28/8/19) malam. 

Namun, DPRD sudah menyiapkan struktur ruang pembahasan jika suatu saat rencana itu dieksekusi.

"Ada yang menarik dan sempat ramai. Kami sudah menyampaikan soal rencana pemindahan ibu kota. Pak Gubernur sudah memahami berdasarkan kajian kami, belum bisa dicantumkan dalam draft," ujarnya.

Herlas menuturkan, rencana itu belum bisa masuk dalam revisi RTRW lantaran sampai saat ini belum ada pembahasan mendalam soal rencana tersebut.

“Karena kajiannya kan belum ada. Karena itu, kami mendorong Pemprov membuat kajian,” tuturnya.

Dampak pemindahan ibu kota Jabar
Herlas membenarkan tiga lokasi itu diusulkan sebagai ibu kota baru Jabar. Dari tiga lokasi itu, pihaknya menilai ada dampak positif dan negatif.

Tegalluar, misalnya, meski dekat dari Kota Bandung, daerahnya cenderung rawan banjir dan pergerakan tanah. Sementara Walini sebagian masuk dalam patahan Lembang.

"Kertajati (Majalengka) memang relatif tidak rawan bencana, tapi apa dasarnya menetapkan di sana kan butuh kajian," katanya. 

"Mana yang mau dipilih itu nanti berdasar kajian. Karena itu, kami minta dan tidak kami cantumkan dalam RTRW." tutupnya. 

 Cek 10 Berita Pilihan Tribun Pontianak di Whatsapp Via Tautan Ini: Tribun Pontianak Update 

Editor: Jamadin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved