Mayat Pelajar Kelas 3 SD Ditemukan di Parit, Ini Kronologi Awal Dinyatakan Hilang

Pelajar kelas 3 Sekolah Dasar (SD) ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa pagi tadi.

Mayat Pelajar Kelas 3 SD Ditemukan di Parit, Ini Kronologi Awal Dinyatakan Hilang
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/kolase
Personel Polsek Teluk Keramat saat menggendong Jenazah Almarhumah Keysa, menuju rumah duka di Desa Simpang Empat, Kecamatan Tangaran. 

Mayat Pelajar Kelas 3 SD Ditemukan di Parit, Ini Kronologi Awal Dinyatakan Hilang

SAMBAS - Pelajar kelas 3 Sekolah Dasar (SD) ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa pagi tadi.

Sebagaimana diketahui, pagi tadi masyarakat Desa Semata menemukan jenazah Keysa Pratama Putri (9) mengapung di parit batas antara Desa Semata dan Desa Simpang Empat, Kecamatan Tangaran.

Kapolsek Teluk Keramat Ipda Eko Zaenudin, membenarkan penemuan jenazah Keysa.

Kapolsek menjelaskan, penemuan jenazah Keysa itu pada pagi tadi. Setelah sehari sebelumnya Keysa dikabarkan menghilang.

"Kronologi penemuan korban pada hari selasa tanggal 27 Agustus 2019 sekira pukul 09.00 Wib. Saudari Lilis sedang istirahat di ladang miliknya di Dusun Darusalam, Desa Semata," katanya, Selasa (27/8/2019)

Baca: Jenazah Anak Perempuan Yang Ditemukan di Parit, Tidak Ada Tanda Kekerasan

Baca: TRIBUNWIKI: Daftar Menu Bakso Bang Muin dan Kak Erna, Yuks Cobain Bakso Caesar, Atom, Sampai Gulung

Baca: Sejumlah Komoditas di Singkawang Alami Kenaikan Harga, Cabai Rawit Nyaris Rp 100 Ribu

"Pada saat saudari lilis hendak mencuci tangan di parit, ia melihat seperti boneka telungkup sedang mengapung di parit," ungkapnya.

Setelah melihat kejadian itu. Ia memanggil rekannya Norlam untuk mengecek apa yang barusan ia lihat.

"Melihat kejadian tersebut lilis memanggil rekannya yang bernama saudari Norlam untuk melihat yang di duga boneka tersebut. Dan kemudian untuk memastikannya, Norlam mencoba menarik tangan korban dengan menggunakan kayu," ungkapnya.

Melihat ada anting-anting, Norlam berteriak meminta bantuan warga lainnya.

"Melihat di telinga ada anting-anting di telinga korban, saudari Norlam berteriak meminta bantuan kepada warga, tak lama kemudian personil Polsek Teluk Keramat datang ke TKP," tutupnya.

Cek 10 Berita Pilihan Tribun Pontianak di Whatsapp Via Tautan Ini: Tribun Pontianak Update 

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved