Supaya Tak Ganggu Aktivitas Bandara, Jemaah Diarahkan Ketemu Keluarga di Masjid Agung Al Ikhlas

Jemaah Haji Kabupaten Ketapang dijadwalkan akan tiba di Ketapang pada 30 Agustus 2019. Sedangkan Kuota Tambahan 20 Jemaah Haji

Supaya Tak Ganggu Aktivitas Bandara, Jemaah Diarahkan Ketemu Keluarga di Masjid Agung Al Ikhlas
NET/ISTIMEWA
JADWAL Kepulangan Jemaah Haji Kalbar Debarkasi Batam ke Pontianak Tahun 1440 Hijriah/2019 Masehi 

Supaya Tak Ganggu Aktivitas Bandara, Jemaah Diarahkan Ketemu Keluarga di Masjid Agung Al Ikhlas

KETAPANG - Jemaah Haji Kabupaten Ketapang dijadwalkan akan tiba di Ketapang pada 30 Agustus 2019. Sedangkan Kuota Tambahan 20 Jemaah Haji tiba pada 1 September 2019.

Kedatangan jemaah haji tersebut menggunakan empat kali penerbangan, dan diagendakan disambut Forkopimda Ketapang di Bandara Rahadi Oesman Ketapang.

Kepastian kedatangan jemaah haji ini dipaparkan dalam rapat di Kantor Bupati ketapang, Kamis (22/08/2019).

Dalam rapat yang dihadiri Tim Pemberangkatan dan Pemulangan Haji Kabupaten Ketapang tersebut dibuka oleh Plt Kabag Kesra Setda Ketapang, Drs Jalaludin M.Pd.I dan diarahkan kepada Kasubbag Bina Hubungan Beragama, H.Munizar S.Pd.I, untuk menerangkan agenda kedatangan jemaah haji.

Baca: FOTO: Pengunjung Menikmati Akhir Pekan di Waterfront di Jalan Bardan Nadi Pontianak

Baca: VIDEO: Isi Akhir Pekan Warga Padati Promenade Kelurahan Benua Melayu Laut

Baca: Yayasan Durian Nusantara Sebut Festival Durian Untuk Mencari Varietas Durian Unggul

Rapat juga dihadiri plt Asisten II Setda Ketapang, Edy Junadi S.Sos, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ketapang dan instansi terkait untuk membahas kelancaran penjemputan, keamanan, dan teknis lainnya.

Diterangkan, H.Munizar setelah melakukan koordinasi dengan pihak terkait maka dipastikan teknis kelancaran penjemputan di Bandara Rahadi Oesman, tidak ada kontak antara jemaah dan keluarga jemaah.

Begitu juga, seluruh jemaah yang berangkat dari Ketapang, maka dipastikan kembali juga ke Ketapang. Dengan demikian, tidak ada jemaah yang kembali menggunakan jalur air melalui Rasau maupun jalur darat melalui Tayan.

“Untuk kelancaran penjemputan, Keluarga jemaah kita harapkan tidak menjemput di Bandara, tetapi di Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang,” tegas Munizar.

Dijelaskan Munizar, dalam penjemputan jemaah, dipastikan jemaah haji turun dari pesawat langsung di jemput dengan bus di apron Bandara Rahadi Oesman. Saat turun dari tangga dan menuju ke bus, maka Forkopimda Ketapang menjemput dan menyalami jemaah.

Salam dan ucapan kedatangan kepada jemaah dapat juga disampaikan ketika dalam bus. Setelah itu, dari lapangan, bus membawa jemaah ke luar areal bandara dan langsung menuju Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang.

"Dengan demikian, tidak ada jemaah yang keluar melalui pintu kedatangan maupun ruangan VIP Bandara Rahadi Oesman," tandasnya.

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved