Kondisi Bangunan Asrama Mulai Menua, Formalak Harapkan Adanya Perhatian Pemerintah

Kondisi bangunan asrama sudah mulai menua, mahasiswa Kabupaten Landak melalui Forum mahasiswa Kabupaten Landak (Formalak)

Kondisi Bangunan Asrama Mulai Menua, Formalak Harapkan Adanya Perhatian Pemerintah
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Foto bersama¬†dewan penasehat Ir.Jakius Sinyor, Dewan Pembina Angeline Fremalco, dan Paulus Andy Mursalim dan anggota Formalak. 

Kondisi Bangunan Asrama Mulai Menua, Formalak Harapkan Adanya Perhatian Pemerintah

PONTIANAK - Kondisi bangunan asrama sudah mulai menua, mahasiswa Kabupaten Landak melalui Forum Mahasiswa Kabupaten Landak (Formalak) menyampaikan keluhannya pada diskusi Sellow, namun serius bersama  pengurus dan pembina Formalak, di Caffe Dango Menyadik, Sabtu (24/08/2019).

Hadir pada diskusi malam itu dewan penasehat Ir.Jakius Sinyor, Dewan Pembina Angeline Fremalco, dan Paulus Andy Mursalim. Adapun satu diantara permasalahan utama yang dibahas pada diskusi tersebut tentang kondisi bangunan asrama mahasiswa Kab. Landak.

Pada kesempatan itu sejumlah mahasiswa mengeluhkan kondisi bangunan yang sudah tua dan kurang terurus. Sedangkan untuk mahasiswa baru asal Landak tahun 2019 dinilai cukup banyak.

Sehingga tidak sedikit dari mereka belum dapat menempati asrama yang seharusnya menjadi haknya.

Baca: Tagana Kapuas Hulu Serahkan Bantuan ke Korban Kebakaran Rumah

Baca: Seorang Pria Tewas di Pinggir Jalan Raya Purun dengan Luka di Kepala, Diduga Korban Lakalantas

Baca: Abdul Rahim Tanggapi Terkait Diumumkannya Tiga Nama Hasil Seleksi Pejabat Eselon II di Sanggau

Menyikapi permasalahan tersebut Dewan Pembina Formalak Angeline Fremalco, yang juga merupakan adik kandung dari Bupati Kabupaten Landak, Karolin, mengatakan dirinya hanya bisa sebatas menyampaikan keluhan dari para mahasiswa tersebut.

Ia juga mengharapkan dengan jabatan yang baru, dirinya dapat lebih membantu para mahasiswa binaannya.

"Masalah asrama sudah digaungkan dari beberapa waktu yang lalu, dan memang susah-susah gampang karena berkaitan dengan anggaran, tetapi bukan tidak mungkin. Saya tidak punya power apa-apa, tidak punya kuasa apa-apa hanya sebatas menyampaikan. Tetapi ya mudah-mudahan dengan saya menjadi anggota DPR tentu saya sudah punya kebijakan yang lebih baik lagi sehingga nanti kedepannya mungkin komunikasi saya dengan pemerintahan kabupaten landak juga lebih baik," ujarnya.

Ia juga menyampaikan untuk pengadaan asrama putri memang sudah sempat difikirkan oleh Bupati Landak, Karolin. Namun masih terkendala terkait lahan, dan prosedur yang cukup rumit.

Dalam diskusi itu Angeline juga menanyakan sejauh apa usaha yang sudah dilakukan oleh mahasiswa yang menempati asrama tersebut.

Halaman
12
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved