Gereja Kalimantan Evangelis Jemaat Betlehem Pontianak Gelar Gala Dinner, Bahas Hal-hal Berikut

Ketua Resort GKE Pontianak Pdt Paulus Ajong menyampaikan pentingnya keberadaan sebuah Gereja bagi umat Kristiani dalam melaksanakan ibadah

Editor: Ishak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MARPINA WULAN
Pendeta Paulus Ajong (Kiri) dan Ketua panitia Gala Dinner, Andreas Lani (kanan) 

Gereja Kalimantan Evangelis Jemaat Betlehem Pontianak Gelar Gala Dinner, Bahas Hal-hal Berikut

PONTIANAK - Gereja Kalimantan Evangelis Jemaat Betlehem Pontianak mengadakan Gala Dinner dalam rangka pengadaan lahan dan pembangunan Gereja, pada Kamis (23/8/2019) di Rumah Radangk Pontianak.

Pada kesempatan itu Ketua Resort GKE Pontianak Pdt Paulus Ajong menyampaikan pentingnya keberadaan sebuah Gereja bagi umat Kristiani dalam melaksanakan ibadah.

"Gedung gereja itu tempat pembinaan umat, Tampa gedung gereja maka umat tidak di bina, keimanan nya, ketakwaan nya, akhlak, moral dan sebagainya, jadi pembinaan sumber daya manusia juga harus berawal dari pembinaan akhlak, iman, kepercayaan nya kepada Tuhan, untuk itu perlu wadah, perlu tempat, dalam hal ini rumah ibadah, gereja," ujarnya.

Berlandaskan juga pada pasal 28 UUD 1945 yang berisi setiap warga negara bebas memeluk agama dan kepercayaan nya dan pasal 29 setiap warga negara juga bebas menjalankan agama dan kepercayaan nya.

Baca: Meski Non Muslim, Celine Evangelista Istri Stefan William Akui Nyaman Berhijab & Telah Hafal Doa-doa

Baca: Mau ke Gereja Kalimantan Evangelis Petra Sintang? Ini Alamatnya

Maka dengan hal itu Paulus Ajong menekankan bahwa perlu adanya tempat rumah ibadah.

"Kaitan dengan rumah ibadah Jamaat GKE Betlehem, memang sebelumnya hanya ada jemaat GKE pintu elok Pontianak mengingat jarak nya cukup jauh apalagi kemacetan di jalan sementara di seberang sana Siantan dan sekitarnya cukup banyak warga GKE akhir nya kami putuskan mereka di mekarkan. Sudah tiga tahun jemaat ini di mekarkan dan mereka beribadah sendiri untuk sementara nyewa, numpang di penyewaan yang di sepakati, setelah ada izin RT, izin RW kemudian tembusan kelurahan/kecamatan bahkan tembusa ke Walikota, jadi intinya tempat ibadah sekarang hanya sementara saja," jelasnya.

Pendeta Paulus Ajong menjelaskan setidaknya terdapat 10 KK yang menjadi jemaat di GKE Betlehem Pontianak, sehingga memang sangat diperlukan adanya rumah ibadah bagi jemaat tersebut. (Marpina Sindika Wulandari) 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved