Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian Apresiasi Festival Durian Bumi Khatulistiwa 2019

Prihasto Setyanto mengatakan kementrian pertanian memiliki komitmen dalam upaya meningkatkan priduksi kualitas dan mutu buah.

Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian Apresiasi Festival Durian Bumi Khatulistiwa 2019
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ANESH VIDUKA
Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto didampingi Gubernur Kalimantan Barat, H.Sutarmidji bersama sejumlah Bupati/Wali Kota saat menikmati durian dalam acara pembukaan Hortikultura Festival Durian Bumi Khatulistiwa 2019, Heronimus Hero menyampaikan kata sambutan dalam pembukaan Hortikultura Festival Durian Bumi Khatulistiwa 2019 di halaman parkir Ayani Mega Mall Pontianak, Sabtu (24/8/2019). Festival durian yang digelar Dinas pertanian provinsi Kalbar bekerjasama dengan PHRI Kalbar berlangsung sejak tanggal 24 Agustus-1 September 2019. 

Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian Apresiasi Festival Durian Bumi Khatulistiwa 2019

PONTIANAK - Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian, Prihasto Setyanto berikan apresiasi kepada pemerintahan provinsi Kalimantana Barat atas terselenggaranya acara Festival Durian Bumi Khatulistiwa 2019.

Karena menurut Prihasto Setyanto kegiatan ini karena dapat dijadikan sebagai ajang tukar menukar informasi teknologi jaraingn usaha sekaligus sebagai sarana promosi dan pemasaran produk hortikultura pada umumnya dan durian khususnya.

 “Jadi diluar negeri durian itu dikenal sebagai king of fruit. Jadi alhamdulillah Kalbar ini adalah salah satu central durian nasional yang memiliki kualitas unggul,” ujar Prihasto Setyanto, Sabtu (24/8).

 Baca: DPW FKDT Kalbar Berharap Pemerintah Bantu Keberadaan Madrasah Diniyah Takmiliyah

Baca: Sutarmidji: Ada 12 Jenis Varietas Durian Unggul yang harus Kita Jaga

Prihasto Setyanto mengatakan kementrian pertanian memiliki komitmen dalam upaya meningkatkan priduksi kualitas dan mutu buah.

Upaya tersebut dilakukan melalui penataan central produksi menjadi kawasan dalam skala komersial yang terintegrasi dengan pasar. 

“Pengembangan kawasan dengan berbagai jenis buah seperti jeruk, mangga, manggis, pisang, durian, nanas kelengkeng, salak dan lain-lain telah dikembangkan sejak 2011 sampai 2019 tercatat seluas lebih dari 50 ribu hertare,” ungkapnya.

Keberhasialan pengembangan buah-buahan ini dapat dilihat dari peningkatan buah produksi nasional.

 “Berdasarkan angka statistik buah national tahun 2017 sebesar 19,6 jt ton dan meningkat menjadi 20,3 juta ton atau mengalami kenaikan sekitar 3,7 persen pada 2018,” jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Mia Monica
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved