Almarhum Trenggani Dimata AR Muzammil: Lebih dari Keluarga

Mewakili keluarga Almarhum Trenggani, AR Muzammil memohon doa dan pintu maaf atas perbuatan dan tingkah laku almarhum selama hidup

Almarhum Trenggani Dimata AR Muzammil: Lebih dari Keluarga
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIDHO PANJI PRADANA
Almarhum Trenggani Dimata AR Muzammil 

Almarhum Trenggani Dimata AR Muzammil: Lebih dari Keluarga

PONTIANAK - Mewakili keluarga Almarhum Trenggani, AR Muzammil memohon doa dan pintu maaf atas perbuatan dan tingkah laku almarhum selama hidup.

Sebelumnya, AR Muzammil menerangkan jika ia bersama almarhum sudah saling mengenal puluhan tahun lalu.

"Saya bersama Trenggani sejak tahun 1989, sekitar 30 tahun lalu kami sudah bersama, kuliah di FKIP, bersama berjuang merantau ke Pontianak. Saya dari Puttusibau, Trenggani dari Pemangkat," katanya, Jumat (23/08/2019) sambil mata berkaca-kaca.

"Perjalanan yang saya berat tadi malam setelah mendapatkan informasi dari Pak Viryan dan kawan-kawan KPU, langsung ke rumah duka sampai subuh dan saya tidak bisa menahan air mata, sampai ke bandara, saya kehilangan betul, Trenggani bukan saja kawan, lebih dari hubungan keluarga," jelasnya.

Baca: Pemkot Laksanakan Lomba Teknologi Tepat Guna, Tingkat Sekolah, Perguruan Tinggi dan Masyarakat Umum

Baca: Tim Program Perbaikan Varietas Padi Lokal Palawakng Landak Studi Banding ke Kabupaten Solok

Baca: Prediksi Skor Liverpool Vs Arsenal Liga Inggris, Streaming MOLA TV, LIVE TVRI Sabtu (24/8) 23.30 WIB

"Apa yang dialami dan rasakan Trenggani, saya juga rasakan," sembari mata memerah dan menitikan air mata.

Atas nama keluarga, lanjut AR Muzammil, ia berjanji akan menjaga istri almarhum Evi Arsianti dan anak Vinny Novrianty dan Imelda Maulidya.

"Anak akan kami jaga, karena ini anak dari saudara saya," kata Mantan Ketua KPU Kalbar ini.

Ia pun mengungkapkan, Almarhum Trenggani punya pengalaman, di Perkebunan tahun 1986, dan malang melintang di berbagai aktivitas.

"Saya atas nama keluarga menyampaikan permohonan maaf, jika ada perbuatan atau tindak tutur perbuatan dilakukan saudara kami, dibukakan pintu maaf. Agar memuluskan jalan saudara kami bertemu sang khalik," katanya.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved