PLTU Parit Baru Operasikan 2 Unit Baru untuk Pasokan Listrik Masyarakat

Saat ini, pengoperasian mesin dan tenaga kerja yang bekerja di PLTU merupakan hasil dari perekrutan PLN sendiri.

PLTU Parit Baru Operasikan 2 Unit Baru untuk Pasokan Listrik Masyarakat
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIZKI FADRIANI
PLTU Parit Baru Site Bengkayang, Selasa, (21/8)   

PLTU Parit Baru Operasikan 2 Unit Baru untuk Pasokan Listrik Masyarakat

SINGKAWANG - PLTU Parit Baru Site Bengkayang yang memiliki luas area sekitar 45 hektar telah menambah pasokan listrik dengan menambahkan 2 unit baru yang mulai beroperasi pada akhir Juni kemarin. (22/8/2019).

Proyek PLTU tersebut telah melalui proses perundangan. Perundangan tersebut berlaku untuk area yang berhubungan dengan lingkungan (kebisingan, emisi gas buang, pengelolaan limbah cair, pengelolaan limbah, dan pengelolaan limbah FABA).

Untuk mensuplai bahan baku yakni, batu bara PLTU harus mensurvei jalur terlebih dahulu untuk melihat jalur yang lebih efisien. Dipilihlah jalur darat dari Riau.

Baca: SMK-SMTI Pontianak Lakukan Penjajakan Dual Sistem ke PT Unicoco Industries dan Sujaya Group

Baca: Danramil 1202-10/Jawai Kapten Inf Nazirin Ajak Warga Cegah Karhutla, Gelar Sosialisasi

Asisten Manager Koordinator, Faisal, menyatakan untuk menggunakan mesin, waktu yang dibutuhkan untuk menghasilkan daya listrik, mulai dari penyalaan hingga akhirnya dapat dioperasikan adalah 10-12 jam.

Saat ini, pengoperasian mesin dan tenaga kerja yang bekerja di PLTU merupakan hasil dari perekrutan PLN sendiri.

Para kontraktor asing telah dikembalikan ke negara masing-masing, namun saat ini masih ada 26 tenaga asing dari Cina untuk mensupervisi pengoperasian PLTU, sebelum akhirnya dilepas tangankan.

Humas PLN UIW Kalbar, Hendra M Fattah, mengatakan bahwa PLTU lebih efisien dari pada PLTD, PLTU lebih hemat 50%. 

"Manfaatnya untuk menekan biaya pengguna, dengan masuknya PLTU biaya untuk pembangun listrik di wilayah Kalbar bisa semakin ditekan, biaya mesin PLTD yang berbiaya besar akan distop," ungkapnya.

Kemampuan PLTU untuk menyediakan listrik untuk masyarakat semakin handal yakni untuk kapasitas 1x50MW ada  42.735-45.248 rumah tangga yang dapat menikmati listrik untuk daya 1300 VA. Sedangkan untuk kapasitas 2x50MW sekitar 90000rumah tangga.

PLTU telah melakukan pembinaan bentuk CSR pada tahun 2016 dengan mengajak para nelayan disekitar PLTU untuk merasakan manfaat dari PLTU dan membantu nelayan dengan pelatihan pengelolaan ikan dan memberikan kapal. Hingga kini hasilnya dapat menguntungkan nelayan. (riz)

Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved