Liga 2

INTIMIDASI, Pelemparan & Teriakan Tak Patut saat Lawan PSIM, Persis Dihukum Tanpa Penonton & Denda

INTIMIDASI, Pelemparan & Teriakan Tak Patut saat Lawan PSIM, Persis Dihukum Tanpa Penonton & Denda

Penulis: Muhammad Firdaus | Editor: Muhammad Firdaus
INTIMIDASI, Pelemparan & Teriakan Tak Patut saat Lawan PSIM, Persis Dihukum Tanpa Penonton & Denda
istimewa
INTIMIDASI, Pelemparan & Teriakan Tak Patut saat Lawan PSIM, Persis Dihukum Tanpa Penonton & Denda

INTIMIDASI, Pelemparan & Teriakan Tak Patut saat Lawan PSIM Yogyakarta, Persis Dihukum Tanpa Penonton & Denda 

KOMDIS PSSI - Klub Liga 2, Persis Solo mendapat sanksi berat dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI pasca laga melawan PSIM Yogyakarta, pada 16 Agustus 2019 lalu.

Persis dihukum satu kali pertandingan tanpa dukungan penonton dan denda sebesar Rp 25 juta. 

"Jenis pelanggaran: suporter Persis Solo melakukan intimidasi, pelemparan, penyalaan flare
dan teriakan yang tidak patut terhadap tim PSIM Jogja," bunyi hasil sidang Komdis PSSI, dikutip dari Laman PSSI.

Baca: Hasil & Klasemen Liga 2 Wilayah Barat: Kalahkan PSGC, Persita Meroket Geser PSMS, Perserang & PSCS

"Hukuma satu kali penutupan seluruh stadion dan denda denda Rp. 25.000.000," lanjut putusan tersebut.

 Selain menghukun tersebut, Komdis juga menghukum Persis Solo saat kompetisi Liga 2 2019 untuk pertandingan PSBS Biak vs Persis Solo, pada 8 Agustus 2019 lalu.

Persis dihukum karena ada lima kartu kuning (KK) melayang dalam satu pertandingan. 

Untuk jenis pelanggaran ini, Persis mendapatkan hukuman berupa denda Rp 25 juta.

Baca: PSIM Gusur Persis di Klasemen Liga 2 Usai Menang Tipis Lawan Persiba Balikpapan

Sebelumnya, dua klub Liga 1, Arema FC dan Semen Padang dijatuhi sanksi berat oleh Komisi Disiplin (Komdis) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).

Keduanya didenda masing-masing Rp 150 juta usai Sidang Komite Disiplin PSSI, yang berlangsung, pada Selasa (20/08/2019) kemarin.

Dikutip dari laman resmi PSSI, baik Arema FC telah terbukti melakukan pengulangan pelanggaran, baik pelemparan botol dan penyalaan flare.

Baca: Jadwal Liga Inggris Pekan 3: Super Big Match Liverpool Vs Arsenal, Link Live Streaming TVRI & MolaTV

Kasus itu terjadi saat kompetisi Shopee Liga 1 2019 dalam pertandingan antara Arema FC vs Persebaya Surabaya, pada 15 Agustus 2019 lalu.

Sedangkan, Semen Padang FC juga dinyatakan bersalah saat terjadi pengulangan kasus penyalaan flare dalam Shopee Liga 1 2019 ketika pertandingan Semen Padang FC vs PSIS Semarang, 16 Agustus 2019 lalu.

Baca: PLAY-OFF Liga Champions: Klub yang Sulitkan Liverpool Jalani Kualifikasi, Cek Hasil Via LIVE SCORE

Berikut Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI, Selasa 20 Agustus 2019:

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved