Danramil Berikan Sosialisasi Kepada Masyarakat Tentang Pencegahan Kebakaran Lahan dan Hutan

Pembakaran lahan berdampak pada kerusakan ekosistem, musnahnya flora dan fauna, menimbulkan polusi dan penyakit ISPA

Danramil Berikan Sosialisasi Kepada Masyarakat Tentang Pencegahan Kebakaran Lahan dan Hutan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Danramil 1202-10/Jawai, Kapten Inf Nazirin melakukan sosialisasi pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (KARHUTLA) 

 Danramil Berikan Sosialisasi Kepada Masyarakat Tentang Pencegahan Kebakaran Lahan dan Hutan 

SAMBAS - Memasuki musim kemarau tahun 2019 ini, Danramil 1202-10/Jawai Kapten Inf Nazirin melakukan sosialisasi pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (KARHUTLA) dan memberikan himbauan kepada Warga di Parit no satu untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan, Selasa (20/8/2019).

Pada kesempatan itu, Danramil mengimbau kepada masyarakat agar jangan membuang puntung rokok sembarangan serta jangan melakukan pembakaran lahan untuk membuka kebun atau ladang.

"Pembakaran lahan berdampak pada kerusakan ekosistem, musnahnya flora dan fauna, menimbulkan polusi dan penyakit ISPA, mengganggu jarak pandang transportasi, menyebabkan pemanasan global dan perubahan iklim, hutan gundul dan tanah longsor, sehingga sumber air akan semakin menipis," katanya, sebagaimana rilis yang di terima Tribunpontianak.co.id.

Baca: VIDEO: Terkait Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi, Ini Pernyataan Arifidiar

Baca: Dusun Karya II Gelar Gebyar Hut Republik Indonesia ke-74

Kegiatan sosialisasi ini dilakukan dengan langsung turun kelapangan untuk melakukan pemadaman kebakaran hutan, pemasangan spanduk himbauan dan sosialisasi langsung kepada masyarakat.

Selanjutnya Danramil juga mengajak dan menghimbau warga di Parit No Satu secara tegas untuk berperan aktif terhadap pencegahan kebakaran hutan dan lahan, dengan ikut mengawasi dan memantau titik pantau KARHUTLA.

Sementara itu, Komandan Kodim 1202/Skw, Letkol Arm Victor JL Lopulalan S.sos, mengatakan pihaknya terus berupaya melakukan pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan.

"Kita terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat, bekerjasama dengan TNI - Polri dan manggala agni, kita juga akan rutin berpatroli untuk memantau wilayah mana saja yang rawan karhutla," ujarnya, 

"Pembakaran hutan dan lahan secara sengaja, dapat diancam dengan hukuman Pidana," pungkasnya. 

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved