60 Peserta Hadiri Diskusi Kelompok, GKN Kalbar Harap UMKM Sadar akan Perlindungan Desain Industri

Ketua GKN Kalbar Ibu Marsuni, S.Ag. menjelaskan peserta yang hadir ada 60 peserta, karena memang pesertanya dibatasi.

60 Peserta Hadiri Diskusi Kelompok, GKN Kalbar Harap UMKM Sadar akan Perlindungan Desain Industri
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Diskusi Kelompok Terumpun mengenai Kekayaan Intelektual Bidang Desain Industri yang digelar oleh Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN) Kalbar bersama Kanwil Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Kalbar dihadiri 60 peserta UMKM dan IKM yang ada di Kalbar, Kamis (22/08/2019). 

60 Peserta Hadiri Diskusi Kelompok, GKN Kalbar Harap UMKM Sadar akan Perlindungan Desain Industri

PONTIANAK - Diskusi Kelompok Terumpun mengenai Kekayaan Intelektual Bidang Desain Industri yang digelar oleh Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN) Kalbar bersama Kanwil Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Kalbar dihadiri 60 peserta UMKM dan IKM yang ada dikalbar, pada Kamis (22/08/2019).

Diskusi ini berlangsung di Aula Kantor Wilayah Kemenkumham Kalbar yang berada di jalan Karel Satsuit Tubun No.26, Kota Pontianak, selama dua hari yakni pada Rabu dan Kamis.

Ketua GKN Kalbar Ibu Marsuni, S.Ag. menjelaskan peserta yang hadir ada 60 peserta, karena memang pesertanya dibatasi.

Baca: Polres Landak Tetapkan Tersangka Pengusaha Muda di Ngabang, Sempat Kembalikan Rp 261 Juta

Baca: Sedang LIVE Persita Vs PSGC Ciamis di TVOne, Sengit! Skor Masih 0-0, Cek Via LIVE Score Hasil Liga 2

"Kalau memang diturutkan peserta untuk kota pontianak sendiri sebenarnya ada 100 orang lebih, dan untuk sekalimantan barat bisa mencapai 600 orang lebih. Kita batasi karna kapasitas yang mampu ditampung hanya 60 orang," ungkap Ketua GKN Kalbar.

Ia juga mengharapkan, walau hanya 60 peserta saja yang bisa mengikuti diskusi kelompok terumpun ini, nantinya peserta yang hadir bisa membagikan informasi tersebut kepada teman-teman UMKM dan IKM lainnya, supaya desain industri usaha yang mereka miliki dapat terlindungi Undang-undang industri. (Muzammilul Abrori)

Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved