Pelatihan dan Pemilihan Abdi Yasa Teladan Provinsi Kalbar Tahun 2019, Diikuti Puluhan Peserta

PT Jasa Raharja (Persero) bekerjasama dengan Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Barat mengadakan kegiatan Pendidikan

Pelatihan dan Pemilihan Abdi Yasa Teladan Provinsi Kalbar Tahun 2019, Diikuti Puluhan Peserta
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
28 Peserta Ikuti Pendidikan, Pelatihan dan Pemilihan Abdi Yasa Teladan Tingkat Provinsi Kalimantan Barat tahun 2019 

Pelatihan dan Pemilihan Abdi Yasa Teladan Provinsi Kalbar Tahun 2019, Diikuti Puluhan Peserta

PONTIANAK - PT Jasa Raharja (Persero) bekerjasama dengan Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Barat mengadakan kegiatan Pendidikan, Pelatihan dan Pemilihan Abdi Yasa Teladan Tingkat Provinsi Kalimantan Barat tahun 2019, yang dilaksanakan selama 3 hari kedepan di Hotel Grand Kartika Pontianak, Rabu (21/8).

Kepala PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Kalimantan Barat, Agung Tri Gunardi mengatakan dengan berkolaborasi seperti ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas program agar menjadi lebih baik.

“PT Jasa Raharja Persero memberikan perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas angkutan penumpang umum dan lalu lintas jalan. Dengan diadakannya diklat ini diharapkan para pengemudi dapat meningkatkan pengetahuan bagaimana cara mengemudi yang baik. Karena itu adalah upaya untuk meminimalisir kecelakaan di jalan raya,” ujar Agung.

Pelatihan ini akan diberikan oleh beberapa narasumber, diantaranya dari kepolosian, dinas perhubungan, DPD Organda Kalbar dan dari PT Jasa Raharja.

Dalam kesempatan ini, Agung juga menyampaikan jumlah santunan yang telah diberikan oleh Jasa Raharja Kalbar sampai dengan juli 2019 yaitu mencapai Rp 19 miliar.

Baca: OTT Jaksa di Jogjakarta, Kajari Sanggai Tengku Firdaus Minta Jajarannya Tak Bermain di Koridor TP4D

Baca: Lucinta Luna Jadi Gembel, Pacar Abash Tersesat & Baring di Pinggir Jalanan Australia, Jatuh Miskin?

Baca: Sekadau Sering Alami Pemadaman Listrik, Ini Penjelasan Manager PLN Rayon Sekadau Rumiyo Pujiantoro

“Jika dibanding dengan tahun 2018 lalu itu sebesar Rp 23 miliar. Nah tentu terdapat penurunan sebanyak 15,51 persen. Hal ini menunjukan bahwa penganggulangan kecelakaan telah berjalan dengan baik di Kalbar. Khususnya untuk kecelakaan penumpang umum yang sudah cukup rendah,” ungkapnya.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Barat, Manto mengatakan kegiatan ini merupakan implementasi dari UU nomor 22 tahun 2009 yang telah mengamanahkan untuk melakukan pembinaan kepada para supir. 

“Kami mengiginkan melalui kegiatan ini para supir bisa termotivasi untuk mengupgrade diri menjadi lebih baik, tidak egois. Dapat mengutamakan keselamatan lalu lintas, dapat menjadi teladan bagi supir-supir lainnya,” ucap Manto.

Manto pun menyebutkan kegiatan ini bukan hanya kompetisi semata untuk jadi supir teladan, tapi juga untuk memberikan pembekalan dan regulasi terbaru agar dapat diterapkan oleh para peserta.

Halaman
12
Penulis: Ni Made Gunarsih
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved