Citizen Reporter

Bapenda Kabupaten Landak Sosialisasikan Sumber-sumber Pajak Daerah Tahun 2019 di Kecamatan Air Besar

Hadir dalam sosialisasi tersebut Tim Dinas Bapenda Kabupaten Landak, Camat Air Besar dan para Kepala Desa (Kades).

Bapenda Kabupaten Landak Sosialisasikan Sumber-sumber Pajak Daerah Tahun 2019 di Kecamatan Air Besar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Sosialisasi pajak SPPT di Kecamatan Air Besar oleh Bapenda Kabupaten Landak 

Bapenda Kabupaten Landak Sosialisasikan Sumber-sumber Pajak Daerah Tahun 2019 di Kecamatan Air Besar

Citizen Reporter
Ya' Habijan
Tokoh Masyarakat Desa Serimbu

LANDAK - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Landak melaksanakan  Sosialisasi sumber-sumber pendapatan daerah melalui pajak. Sosialisasi ini dilaksanakan di Aula Kantor Camat Air Besar, Selaaa (20/8/2019) pagi.

Hadir dalam sosialisasi tersebut Tim Dinas Bapenda Kabupaten Landak, Camat Air Besar dan para Kepala Desa (Kades).

Acara tersebut dibuka langsung oleh Camat Air Besar, Hery Sarkinom, dalam sambutannya dia menegaskan kepada para Kades agar lebih giat mendata objek pajak yang belum masuk data pajak, termasuk yang mempunyai data ganda atau yang telah meninggal untuk diperbaiki sehingga tidak menjadi data eror.

Kepala Bapenda yang diwakili Kabid  Pendapatan, Rohendi, memaparkan hal-hal yang berkaitan dengan pajak. Dia menyebutkan ada 10 jenis usaha yang dapat dikenai pajak.

Baca: VIDEO: Pakai Motor Trail, Kapolres Landak Cek 40an Hektar Lahan PT IGP Terbakar

Baca: Sidang Dugaan Langgar Kode Etik, Ketua Bawaslu Landak Petrus Kanisius Jelaskan Pakai Data

"Bedasarkan Perda No 4 Tahun 2011, adalah Pajak Hotel, Pajak Restoran, Pajak Hiburan Pajak Reklame, Pajak Penerangan Jalan, Pajak Mineral bukan logam dan Batuan, Pajak Air Tanah, untuk Pajak Parkir didasarkan Perda No 5 Tahun 2011 sedangkan Pajak  Sarang Burung Walet, berdasarkan Perda No 6 Tahun 2011. Pajak Bumi dan Bangunan, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan, Perda No 2 Tahun 2013," paparnya.

Kemudian dia menjelaskan, berdasarkan hasil evaluasi penerimaan PBB per kelurahan tahun 2018, Kabupaten Landak dari 16 Desa di Kecamatan Air Besar masih terdapat 5 Desa yang menunggak atau SPPT terhutang yaitu sebagai berikut:

1. Desa Serimbu pokok SPPT 397, total Rp. 18.218.736 , terealisasi Rp. 6.745.446. atau 37℅, sisa SPPT yang masih terhutang 380 dengan total Rp. 11.473.290.atau 63%.

Baca: Jalani Sidang di DKPP, Ketua KPU Landak Herkulanus Yakobus Bantah Langgar Kode Etik Pemiliu

Baca: Sebanyak 40 Hektar Lahan Perusahaan Sawit IGP di Landak Alami Kebakaran

2. Desa Sekendal dengan jumlah SPPT 704, dengan total Rp. 16.397.910. Terealisasi 350 SPPT  atau Tp. 7.689.234.atau 46,9%, SPPT terhutang Rp. 8.708.676, atau 53,1%.

Halaman
12
Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved