Sri Jumiadatin: Pemerintah Provinsi Kalbar Terus Dorong Inovasi di Kalbar

Pemerintah terus didorong untuk terus melalukan berbagai inovasi khususnya di Kalimantan Barat

Sri Jumiadatin: Pemerintah Provinsi Kalbar Terus Dorong Inovasi di Kalbar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANGGITA PUTRI
Foto bersama Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Dra Dri Jumiadatin, Kepala Balitbang Provinsi Kalbar, Kepala Ombudsman Kalbar, dan tamu undangan lainnya pada acara Penguatan Inovasi Daerah, di Hotel Kini Jalan Nusa Indah 3 Pontianak, selasa (20/8/2019). 

Sri Jumiadatin: Pemerintah Provinsi Kalbar Terus Dorong Inovasi di Kalbar

PONTIANAK - Pemerintah terus didorong untuk terus melalukan berbagai inovasi khususnya di Kalimantan Barat.

Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat , Dra Sri Jumiadatin mengatakan beberapa tahun lalu rumah sakit Pontianak pernah memperoleh penghargaan inovasi . Inovasi sudah di dorong dari sejak tahun 2015 namun berjalan lambat .

"Alhamdulillah kegiatan inovasi di Kalbar bisa dilakukan ternyata gubernur sudah membuat putusan tentang majelis pertimbangan untuk inovasi yang didalamnya duduk para pakar- pakar.

"Sehingga tanpa inovasi kita akan mati .Di Era 4.0 baru kita dengungkan sekarwng sebetulnya diluar sudah bukan lagi itu. Sehingga inovasi ini benar -benar kita kawal dan ada OPD yang diberikan kewenangan seperti Balitbang saya yakin pasti akan menjadi motor penggerak inovasi diseluruh OPD," ujarnya.

Baca: Dilanda Kemarau Panjang, Pemkab Mempawah Gelar Salat Istisqa di Halaman Kantor Bupati

Baca: Ribuan Ayam Kampung Mati di Sanatap, Polsek: Akibat Dari Penyakit Musiman

Baca: Sutarmidji: Inovasi Terus Dibutuhkan Agar Bisa Bertahan dan Bersaing di Era Sekarang

Sebetulnya inovasi dan kolerasi pelayanan publik sangat dekat tidak ada inovasi yang tidak ada untuk pelayanan publik.

Karena itu birokrasi yang baik harus mampu menciptakan inovasi jangan berfikir dan punya mindset bahwa inovasi suatu hal yang sedemikian besar. Bahkan merubah prosedur, SOP sebenarnya juga inovasi.

"Pesan saya berilah contoh kongkrik inovasi yang sederhana tapi akan memangkas jam waktu dan biaya pelayanan dan sebagainya karena memang inovasi tujuan akhirnya adalah pelayanan publik," ujarnya.

Di era 4.0 bukan bicara tentang kecepatan teknologi tapi intinya pelayanan yang baik akuntable dan transparan .

"Tiga hal itu jika kita lakukan dan setiap tahun akan tumbuh inovasi baru sebetul nya itu adalah sesuatu yang mutlak untuk kita kerjakan dan pasti akan maju. Inovasi sendiri tidak harus menciptakan yang baru dan bisa diciptakan dengan yang sudah ada. Gubernur sendiri sudah mendorong untuk menciptakan suatu inovasi," pungkasnya.

Penulis: Anggita Putri
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved